Jangan Takut Berzakat, Wardah Gandeng Dompet Dhuafa

31
Banner Top Article

Mengawali bulan suci Ramadhan 1440 h membuat berbagai lapisan masyarakat berlomba-lomba untuk berbuat yang terbaik di bulan yang suci untuk mendapatkan keberkahan dari Bulan Suci Ramadhan.

Pada bulan Ramadhan 1440 H ini, PT. Paragon menyalurkan Zakat perusahaan sebesar 4 Milliar rupiah kepada Dompet Dhuafa yang bertampat di kantor PT Pragon yang beralamat di Jalan Swadarma Raya Kampung Baru IV No. 1,Jakarta. (Kamis, 09/05)

Menurut Yuli Pujihardi selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa Filantropi mengatakan “Dompet Dhuafa menyambut baik kerjasama ini, dan kami memang sudah lama konsen di bidang pendidikan. Terkhusus pendidikan wilayah terpinggir seperti di Papua, Sulawesi dan sebagainya. Semoga semakin banyak dan luas masyarakat yang bisa mengakses pendidikan bersama Dompet Dhuafa. Semakin banyak Inovasi pendidikan yang dilakukan Dompet Dhuafa baik pendidikan formal maupun informal.”

Sebagai perusahaan produk kosmetik halal, Wardah tidak lupa dengan menjalankan kewajiban agama dan sosialnya. Zakat perusahaan disalurkan ke Dompet Dhuafa , nantinya akan di kelola untuk kepentingan pendidikan yatim dan dhuafa.Melalui pendidikan, ada satu titik dimana menjadi pemutus dari ketidakberdayaan.

Dengan pendidikan yang meluas mereka semakin berdaya, maka perekonomian akan semakin meningkat, masa depan generasi yang akan datang semakin terjamin.

Guna mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia, Wardah memiliki program women preneur yang sejalan juga dengan program-program dompet dhuafa. women preneur ini merupakan program pemberdayaan wanita yang berjiwa wirausaha yang bisa menyebar luaskan lagi produk2 wardah atau lainnya. terutama di wilayah yang susah dijangkau. “Bisa berkolaborasi ke semua cabang Dompet Dhuafa, karena Dompet Dhuafa banyak penerima manfaatnya wanita dan kami juga ada program pemberdayaan wanita di hongkong agar pulang ke indonesia jadi wirausaha. selain itu kami juga ada institut kemandirian kelas salon kecantikan yang keluarnya akan menjadi pengusaha mandiri,” tambah Yuli Pujihardi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here