JAKARTA – Penyanyi kaliber internasional Anggun kembali memulai konser tunggalnya di Tennis indoor Senayan Jakarta, Jumat (5/7) malam.

Setelah sebelumnya di tahun 2011, Anggun juga pernah membuat konser tunggal di Jakarta.

Namun kali konser kedua, Anggun melakukan konser amal yang 100 persen hasil dari penjualan tiket akan didonasikan kepada korban bencana alam di Palu, Lombok, Donggala, Sumba, hal tersebut sesuai dengan nama kelas masuk untuk pertunjukannya malam tadi.

Konser yang menghadirkan sekitar 20 lagu hits lawas hingga lagu terbarunya itu dibuka dengan monolog pelantun perahu kertas Maudy Ayunda pada pukul 20.00 wib.

Sang pelantun “Perahu Kertas” berbicara soal bencana alam di Indonesia, mulai dari tsunami di Aceh hingga Palu dan Donggala.

Anggun memang tak sendirian, ia tampil berbagi panggung dengan teman-teman hebat yang lain, ada Yura yang membawakan beberapa lagu hitsnya dan juga bersama para tunanetra menyanyikan lagu ‘Merakit’ yang dibawakan dengan sangat indah.

Berlanjut, sekitar pukul 20.40 wib, giliran sang diva Anggun yang tampil, dengan langsung mengebrak lagu ‘No Promises’ dan ‘Undress Me’ bersama band bulenya yang dibawa dari Perancis.

“Sumpah merinding sampe betis, aku mau terima kasih kepada kalian semua, kalian dua jempol,” ucap Anggun kepada penonton yang langsung disambut dengan riuh tepuk tangan.

‘Snow on the sahara’, ‘Yang kutunggu’, ‘Bayang-Bayang Ilusi’, ‘Mimpi’, ‘Takut’ feat Iwa K, ‘The Good Is Back’ feat Rossa, ‘Tua-tua keladi’ adalah beberapa set list yang dinyanyikan dalam konser amal tersebut.

Permainan lighting yang meliuk-liuk seakan mengikuti irama dari Anggun membuat konser menjadi megah dan mewah.

Konser amal tadi malam yang diselenggarakan MRA Media dan perusahaan P&G yang juga berulang tahun ke30 langsung tercatat donasi yang akan dikirimkan sebesar 3 Miliar rupiah.

“Mereka memberi kado kepada semua dengan berkesempatan untuk berbuat baik kepada sesama,” terang Anggun di sela konsernya.

Dengan tajuk konser “Satukan Nada Wujudkan Mimpi Anak Indonesia” Anggun bersama teman-teman yang lain ingin menyatukan hati menyatukan nada untuk mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here