AirAsia X Malaysia Pertimbangkan Armada Narrow Body

202
Ilustrasi: AirAsia Malaysia di Kualanamu
Banner Top Article

Eksposisi – Maskapai penerbangan AirAsia X Malaysia, AirAsia X Bhd, yang telah mepersiapkan pesanan sementara sebanyak 34 pesawat berbadan lebar Airbus A330neo yang dilakukan pada Juli silam, tengah mempertimbangkan untuk mengganti beberapa pesanannya menjadi pesawat berbadan kecil A321neo, CEO Air Asia Malaysia pada Jumat mengatakan.

“Hal ini sedang dibahas oleh tim,” CEO AirAsia X Malaysia Benyamin Ismail mengatakan kepada wartawan di sela-sela konferensi CAPA Centre for Aviation, seperti yang dikutip dari reuters.

Beliau mengatakan jumlah armada yang dialihkan masih belum diputuskan, dan menambahkan armada yang nantinya akan dipesan dapat digunakan untuk pasar yang lebih kecil dimana terlalu besar jika menggunakan pesawat berbadan lebar ataupun jika diluar ‘peak season’.

Ismail mengatakan, kesepakatan yang ditandatangani dengan Airbus pada Juli lalu untuk sebanyak 34 pesawat berjenis A330neo hanyalah merupakan sebuah nota kesepahaman yang belum ditandatangani oleh dewan perusahaan, tetapi pesanan untuk 66 pesawat A330neo yang sebelumnya dilakukan merupakan pesanan pasti, dimana pengiriman pesawat-pesawat tersebut akan dimulai pada akhir 2019.

Namun, Maskapai ini masih belum mengesampingkan pembelian pesawat Boeing dengan tipe B787 Dreamliner di masa depan, katanya, hal ini terkait potensi masalah dengan mesin Rolls-Royce yang digunakan pada pesawat A330neo.

Ismail mengungkapkan, Mesin Rolls-Royce serupa yang digunakan pada pesawat Boeing 787 memiliki masalah signifikan yang membutuhkan perbaikan pemeliharaan. AirAsia X akan mempertimbangkan membeli armada Boeing 787 namun menggunakan mesin General Electric.

AirAsia X Berhad, sebelumnya bernama FlyAsianXpress Sdn. Bhd, beroperasi dengan nama AirAsia X, adalah maskapai penerbangan jarak jauh bertarif rendah. Maskapai penerbangan ini berbasis di Malaysia dan satu grup dengan AirAsia. Maskapai ini mulai beroperasi pada 2 November 2007 dengan penerbangan perdana dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, ke Bandar Udara Gold Coast, Australia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here