Aksi saling serang AS-China lemahkan bursa Asia

77
Aksi saling serang AS-China lemahkan bursa Asia
Banner Top Article

Bursa Asia kembali diperdagangkan melemah awal minggu ini dipengaruhi oleh anjloknyya sentimen terhadap perbaikan hubungan dagang antara AS dan China setelah keduanya gagal menghasilkan keputusan di konferensi APEC akhir pekan lalu.

Bursa Tokyo membukukan kenaikan tipis sementara Bursa Hong Kong dan China terpaksa menyerahkan penguatan diawal perdagangan. Pasar diperkirakan cenderung sepi beberapa hari ke depan karena libur Thanksgiving di AS.

Indeks Topix diperdagangkan naik 0,1% sementara Shanghai Composite dan Hang Seng terkoreksi.

Pada rapat APEC yang digelar di Papua New Guinea kemarin, tidak ada pernyataan Bersama yang dihasilkan, dimana tuan rumah, Perdana Menteri Peter O’Neill menyebut AS dan China sebagai biang keladi atas perselisihan yang terjadi.

Pada hari Sabtu, kedua negara (AS dan China) saling serang yang memicu panasnya suhu rapat dihari berikutnya. Wakil Presiden AS Mike Pence mengingatkan banyak negara agar tidak menerima pinjaman dari China dengan mengatakan Amerika tidak menyeret mitranya ke dalam kubangan hutang.

Sebagai balasan Presiden China, Xi Jinping mengatakan bahwa penerapan tarif dan merusak jaringan pasokan adalah tindakan kerdil dan akan memicu kegagalan.

Kecemasan investor masih dipengaruhi oleh kebijakan kenaikan suku bunga AS yang secara langsung mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global.

Dari pasar mata uang, dilaporkan yen menguat menjadi 112,67 per dolar, yuan melemah menjadi 6,9342 per dolar. Euro terkoreksi pada posisi $1,1409 dan pound flat di $1,2834.

Minyak mentah diperdagangkan naik diatas $57 per barrel, dimana minyak West Texas berada pada posisi $57,15 per barrel sementara emas stabil di $1.221,69 per ounce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here