Australia Dongkrak Bursa Asia

80
Banner Top Article

Sebagian besar saham Asia menguat Rabu pagi terdorong positifnya saham Australia meski data menunjukkan keyakinan konsumen melemah.

Keyakinan konsumen Australia melemah meski bank sentral telah memangkas suku bunga dan melonggarkan pajak. Indeks sentimen konsumen turun 4,1% pada 96,51 di Juli dibanding Juni pada 100,66.

Pasar perumahan Melbourne mulai stabil itu sebabnya RBA cukup percaya diri memangkas suku bunga 25 basis poin dan pemerintahan federal meloloskan kebijakan pelonggaran pajak.

Meski begitu, melemahnya kepercayaan konsumen Australia perlu diwaspadai karena turun ke level terendahnya dalam dua tahun terakhir. Ini mencerminkan semakin dalamnya kecemasan terhadap prospek ekonomi Australia dan keuangan keluarga.

Dari bursa saham Asia dilapokan Indeks Hang Seng menguat 0,3%, Nikkei anjlok 0,1%, Topix melemah 0,3%, Shenzen Composite dan Shanghai Composite masing-masing menguat 0,2%. Indeks Kospi menguat 0,6%. S&P/ASX menguat 0.4%

Sementara itu dari Korea dilaporkan kualitas kredit 200 perusahaan top negara ginseng tersebut melemah sebagai akibat melonjaknya utang dan tertahannya pendapatan korporat di 2018. Siklus kredit di Korea berubah menjadi negatif. Jika tidak ada perbaikan maka kualitas kredit perusahaan-perusahaan korea akan terpengaruh dalam 12 bulan ke depan.

Dari pasar valas dilaporkan yen melemah menjadi 108,91 per dolar, yuan menguat menjadi 6,8903 per dolar dan euro terkoreksi dan berada di posisi $1,1206. Minyak West Texas menguat menjadi $58,60 per barrel sementara emas turun menjadi $1.393 per ounce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here