33.7 C
Jakarta
Senin, 6 Juli 2020
blog

Soto Seger Boyolali & Roti Bikin Hepi Turut Ramaikan FORWAN Peduli Wartawan Jilid 2

Eksposisi, Jakarta – Kegiatan amal kebaikan tentu selalu berbuah dukungan yang baik pula. Demikian yang mendasari dua produk kuliner Soto Seger Boyolali dan Ropi alias Roti Bikin Hepi yang turut meramaikan acara seremonial dan pembagian paket donasi bertajuk FORWAN Peduli Wartawan (FPW) Jilid 2 yang digelar Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia di NUpro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (26/6/2020).

Soto Seger Boyolali (SSB) Hj Amanah begitu nama lengkapnya. Gerai pusatnya berada di Serpong dan cabangnya kini ada di Lebakbulus, Pamulang, Karawang, Tasikmalaya, Jagakarsa, dan Madiun.

Menurut Yuyu, Supervisor SSB Hj Amanah cabang Jagakarsa, dalam acara spesial ini pihaknya menyediakan 100 cup dalam konsep prasmanan.

“Ciri khas SBB Hj Amanah ini berkuah bening. Isinya bihun, tauge, daging ayam kampung atau sapi, serta diberikan potongan bawang goreng, seledri, jeruk nipis, dan sambal,” terang Yuyu.

Kenapa disebut seger? “Karena kuahnya memang bercitra rasa seger. Bukan dari jeruk nipis tapi dari kaldu ayam atau sapi dengan bumbu-bumbu spesial, racikan sendiri,” ungkap Yuyu.

Perbedaan lainnya lagi, SSB satu ini dilengkapi dengan aneka lauk sebagai teman pendamping antara lain sate cingur sate, paru, sate telor puyuh, perkedel, bakwan, risol, sosis kukus, tahu bakso, dan otak sapi.

Harga seporsinya pun terbilang terjangkau. “Kalau SSB ayam ataupun daging Rp15 ribu belum dgn pajak 10%. Kalau campur Rp 10 ribu. Belum termasuk lauk pendampingnya seperti sate Rp 7000, dan lainnya,” ungkap Yuyu.

Sebelum Pandemi Covid-19, gerai SSB Hj Amanah buka setiap hari dari jam 5 pagi sampai 9 malam. Selama Covid, buka jam 8 pagi.

“Pembeli bisa pesan online ataupun makan di tempat. Kalau makan di tempat  jumlahnya kami batasi karena kami mengikuti SOP protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” terangnya.

Selain pesan satuan, SSB juga menerima pemesanan prasmanan untuk acara resepsi pernikahan, ulang tahun, arisan, kenduri, dan lainnya. “Untuk prasmanan minimal 100 cup, biaya pengiriman ditanggung pemesan,” tambah Yuyu.

Sementara Ropi, roti kekinian dalam kemasan warna kuning, menyediakan sekitar 200 pcs khusus untuk acara FORWAN bertema sosial ini.

Menurut Sutopo Budi Santosa, Pemilik Bisnis Ropi dan Soto Seger Boyolali Hj. Amanah, harga satuan Ropi Rp 6.000. “Kalau beli 2 pcs nya dapat diskon 2 ribu jadi cuma Rp10.000,” terangnya.

Peminat Ropi dari beragam kalangan dari anak-anak sampai orang tua. Cara mendapatkannya pun sangat mudah karena selain via online juga bisa datang langsung ke outletnya.

“Saat ini Ropi sudah memiliki 50 outlet yang tersebar di lima wilayah di Jakarta, lalu di  Depok, Bekasi, Tangerang, Serang, Karawang, Cikampek, dan Cibinong,” urainya.

Selain roti, Ropi juga memberikan sekitar 200 masker untuk digunakan wartawan hiburan dalam melaksanakan tugas di era pandemi ini.

Sutopo berucap terima kasih kepada FORWAN karena sudah diberi kesempatan untuk ikut serta berperan dalam acara FPW Jilid 2 ini.

“Saya pribadi sangat bangga atas kepedulian, kekompakan, dan kerja sama panitia dalam menggalang semua bantuan untuk semua anggota FORWAN,” ungkap Sutopo seraya berharap di FPW Jilid 3 atau kegiatan FORWAN lainnya bisa kembali ikut serta mendampingi teman-teman wartawan hiburan.

Musik Kece Indonesia Orbitkan Banyak Penyanyi Hebat di Jagat Musik Tanah Air

Seorang penyanyi yang hebat selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Penampilannya selalu dielu-elukan, kehidupannya selalu mendapat sorotan dan apa pun yang dilakukannya selalu diikuti oleh para penggemarnya. Bahkan banyak juga “digilai” para penggemarnya yang begitu sangat fanatik dengan dirinya.

Di balik kesuksesan seorang penyanyi tentu ada peran penting yang mengantarkan diri penyanyi itu menuju kesuksesannya, seperti di antaranya Musik Kece Indonesia. Sebuah  label rekaman dan produksi musik yang menjadi rumah bagi sejumlah penyanyi hebat yang telah menarik hati industri musik Nusantara.

Track record Musik Kece Indonesia dapat dilacak dengan para penyanyi yang diorbitkan dan lagu-lagu yang menjadi hit, seperti di antaranya, Nagita Slavina yang hit dengan lagu “Menerka Nerka”, Adeline Margaret dengan lagu ‘Denganmu Lebih Indah’, Steffi Zamora (‘Kupendam Sendiri’), Kesha Ratuliu (“Tak Mau Berubah” ), Abigail Khairunisa (“Istimewa” ), dan masih banyak penyanyi lain yang diorbitkannya.

Musik Kece Indonesia berdiri sejak 2018 di bawah naungan Kece Entertainment. Meski bisa dibilang label rekaman baru, tapi mampu mengorbitkan penyanyi-penyanyi hebat yang dapat diperhitungkan dalam jagat musik Tanah Air.

Pendiri Musik Kece Indonesia adalah Aan Story yang juga pendiri Kece Entertainment adalah sosok seniman yang multitalenta. Lelaki kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 4 Februari 1991 itu dikenal sebagai penulis lagu, sekaligus produser musik. Beberapa artis yang pernah diproduserinya antara lain: Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Prilly Latuconsina, Steffi Zamora, Syifa Hadju, Alika, Kesha Ratuliu, Aldy Maldini, Amel Carla, Syahnaz Sadiqah, dan lain-lain.

Bakat musik Aan Story diraih secara otodidak, belajar dari kanal berbagi video, Youtube. Pengalamannya bekerja sama dengan beberapa artis melalui perusahaan hiburan Kece Entertainment yang didirikannya, mengukuhkan dirinya sebagai orang muda yang multitalenta, meski hanya lulusan sekolah dasar.

Selain bergelut di dunia hiburan, Aan Story juga memiliki bisnis kuliner yang dirintis bersama artis di bawah naungannya, antara lain Restoran Mongolin Kemang yang bekerja sama dengan beberapa manajer artis, Dmaniez yang bekerjasama dengan Steffi Zamora, dan Snackgram yang bekerjasama dengan 5 selebriti di Instagram (selebgram), yakni Muhammad Miftahul Huda yang lebih dikenal sebagai Keanu Angelo, Dara Arafah, Lula Lahfah Alatas, Edelenyi Laura dan Gaung Sabda Alam Muhammad alias Gaga Muhammad.

FORWAN Sukses Gelar Seromial dan Pembagian Donasi Peduli Wartawan Jilid 2

Eksposisi, Jakarta (26/6/2020) – Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia sukses membagikan donasi tahap kedua kepada anggota FORWAN yang terdampak pandemi Covid-19.

Acara seremonial pembagian FORWAN Peduli Wartawan (FPW) Jilid Dua yang berlangsung di NUPRO Jalan Cimandiri No 6, Flat 1 No.1, RT.6/RW.4, Cikini, Kec. Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2020) dihadiri sejumlah perwakilan donatur dan wartawan sesuai undangan.

Perwakilan donatur yang hadir antara lain Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFB) Curug, SCTV lewat Yayasan Peduli Amal Peduli Kasih, Indosiar, Nagaswara Music, NUpro, PT. Media Musik Proaktif, Gamal Putra, Roti Ropi, Soto Seger Boyolali, Nina Nugroho, TravelPlus Indonesia, PT. Bromo Noto Negoro (PT. BNN), dan Trenzindonesia.com.

Ketua Panitia FPW 2020 Taufiq Arief Denin dalam kata sambutannya berucap terimakasih kepada semua donatur yang telah ikut berpartisipasi di FPW Jilid Kedua.

“Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut di kegiatan FORWAN berikutnya baik di masa New Normal maupun setelah kondisi kembali normal,'” ungkap Taufiq.

Lewat kegiatan ini, sambung Taufiq, para donatur mendapatkan manfaat besar dari publikasi yang diberikan FORWAN Indonesia sebagai kompensasi atas dukungannya, baik lewat sejumlah media online maupun media sosial, antara lain di akun Instagram FORWAN @forwanofficial sebagaimana publikasi para donatur FPW Jilid #1.

Pembagian FPW #2, lanjut Taufiq juga ada 134 lebih wartawan yang menerima donasi, maka acara FPW Terdampak Covid jilid 2 diselenggarakan dalam 3 hari, hal ini agar tidak semua wartawan hadir sekaligus sekaligus turut mengindahkan SOP cegah sebaran Covid-19.

“Saat pembagian donasi kami selalu menerapkan protokol kesehatan antara lain dengan memakai masker kain serta menerapkan #physicaldistancing atau jaga jarak fisik,'” tambahnya.

Pembagian donasi hari pertama sekaligus seremonial diperuntukkan buat 50 wartawan anggota FORWAN pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA).

Sisanya, akan diberikan pada Sabtu (27/6) dan Minggu (28/6) di Benhil, Jakarta Pusat.

Taufiq pun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua panitia  FPW Terdampak Covid-19 Jilid 2 yang berjumlah 15 orang. 

Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil berharap lewat aksi kali ini dapat meringankan beban ekonomi wartawan yang terdampak pandemi Covid-19.

“Seperti FPW yang pertama, semua anggota FORWAN Indonesia  berhak menerima paket FPW 2020 jilid 2, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat selagi tercatat dan memiliki KTA,” tambah Buyil.

Beberapa perwakilan donatur mengucapkan beragam pendapat yang intinya sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Semoga donasi dari kami dapat bermanfaat membantu meringankan wartawan yang tergabung dalam FORWAN,” ucap Kasubag Umum BBKFB Efi Latifah yang hadir bersama Bety Desi, mewakili Direktur BBKFB Bagus Sunjoyo.

“Kegiatan positif ini patut diapresiasi dan didukung sejumlah pihak,” ujar Andre Dahlan mewakili Rahayu Kertawiguna dari Nagaswara Music.

Gus Nabil Haroen anggota DPR Komisi IX sekaligus owner NUpro menilai kegiatan ini sangat positif terlebih banyak pihak terdampak Covid-19 termasuk wartawan. “Semoga kegiatan ini bisa  menginspirasi kelompok lain untuk bergerak melakukan yang sama dan semoga semuanya mendapat berkah dari Allah SWT,” ujarnya.

“Jangan berhenti di sini, selepas Covid-19, Forwan harus buat kegiatan sosial lainnya yang bermanfaat bukan cuma buat anggotanya pun masyarakat luas,” pesan Agi Sugiyanto selaku CEO Pro-aktif.

“Semoga niat baik dan kerja sosial para panitia ini mendapat pahala dan sekaligus  memperkuat tali silaturahmi antar-anggota FORWAN dan juga dengan para donatur,” ungkap praktisi ekonomi Gamal Putra.

Nina Nugroho, fashion designer yang turut hadir dan memberikan donasi masker mengatakan pihaknya memahami bagaimana kinerja wartawan dalam mencari berita. “Kami yang juga konsen di bidang kesehatan memilih memberikan masker untuk digunakan wartawan agar tetap menjaga kesehatan saat menjalankan tugasnya,” ujar Nina.

Begitupun kata Gaun Virgiati perwakilan dari produk Dr. Guard. “Kami mendonasikan produk anti virus dari Korea ini karena cocok digunakan wartawan yang kerap berpergian mencari berita,” ujarnya.

Saiful SH selaku Dirut PT. Bromo Noto Negoro (BNN) sekaligus pemimpin umum Trenzindonesia.com menambahkan semoga kegiatan yang bermanfaat ini bisa terus dilanjutkan. “Sejauh itu punya manfaat buat banyak orang, kegiatan ini patut diapresiasi dan di-support,” ungkapnya.

Komedian senior Derry “Empat Sekawan” Sudarisman yang turut hadir di ceremonial FWP #2 kembali mengapresi kinerja FORWAN.

“Langkah yang diambil FORWAN meringankan beban anggotanya yang terdampak Covid-19 itu tepat. Kalau bukan organisasinya sendiri ya melakukannya siapa lagi. Langkah ini patut dicontoh organisasi lain,” terang Derry. (Forwan/ Istimewa)

Menyiasati Masa Kenormalan Baru, Bioskop CGV Siap Dibuka Secara Bertahap

Maraknya Corona Virus Disaese (Covid 19) sangat berdampak segala sisi kehidupan, termasuk juga sangat berpengaruh dalam dunia perfilman. Bahkan bioskop-bioskop tutup. Kini memasuki masa kenormalan baru, masyarakat pecinta film tentu menunggu-nunggu saatnya bioskop akan dibuka lagi untuk umum.

Kabarnya jaringan bioskop beroperasi lagi pada Juli 2020. Tapi bukanya bioskop tidak langsung semuanya, melainkan secara bertahap. Nantinya, bioskop akan menjadi kawasan wajib masker dan menerapkan protokol kesehatan bagi karyawan maupun penonton. Demikian yang mengemuka dalam wicara daring “Menyiasati Promosi Film Nasional Saat New Normal” via Zoom, yang digelar Direktorat Jenderal Kebudayaan Perfirman, Musik, dan Media Baru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud, kerjasama dengan Demi Film Indonesia (DFI) pada Jumat (26/6/2020).

Menyiasati Masa Kenormalan Baru, Bioskop CGV Siap Dibuka Secara Bertahap 1

Direktur CGV Cinemas, Dian Sunardi Munaf memberikan penjelasan lebih detail soal new normal Covid-19. ”Target jumlah penonton film Indonesia maupun impor di era new normal tetap ada di tangan produser maupun distributor resmi. Di sisi lain, pihak bioskop menyesuaikan target jumlah pengunjung bioskop di masa pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Dian menerangkan, bahwa ada beberapa faktor pemicu mengingat selama new normal, jam operasional mal berubah. “Tentu jumlah jam tayang bioskop menyesuaikan operasional mal. Pendapat otomatis berkurang. Sistem kerja karyawan pun nantinya menyesuaikan jam operasional bioskop, “ terangnya.

Menurut Dian, rencananya bioskop akan menayangkan film-film lawas untuk memancing animo masyarakat. “Nanti harga tiket bioskop juga tidak akan sama dengan saat kita menayangkan film baru. Kuncinya kita tumbuhkan dulu kenyamanan dan kepercayaan pencinta film saat ke bioskop di era normal baru,” bebernya.

Dian menambahkan, ketika nanti Pemerintah Indonesia menyalakan lampu hijau kepada pengusaha bioskop, tidak semua layar langsung terkembang. “Tidak langsung 100 persen dibuka. Jumlah layar dan staf yang bertugas nantinya terbatas. Semuanya dilakukan bertahap,” Dian menukas.

aspek psikologi sosial.

Adapun, aktris Senior Niniek L. Karim mengingatkan lima kebutuhan masyarakat mau kembali ke bioskop dari aspek psikologi sosial, yakni Pertama, kesehatan. Dengan kesehatan, orang mau keluar rumah. Kedua, rasa aman. Apakah bioskop mampu memberikan rasa aman di tengah wabah, itu harus terjawab. Ketiga, sosial.

“Orang ingin jadi bagian komunitas demikian pula komunitas ingin menjaring lebih banyak orang untuk bergabung. Keempat, pengakuan sosial. Misalnya, ada film baru rilis. Orang ditanya temannya, lo udah nonton film ini belum. Nah, dia pasti terpacu untuk ikut nonton,” ungkapnya mantap.

Terakhir, ingin membahagiakan orang lain. “Rela berkorban untuk membuat yang lain bahagia. Itu sebabnya, kita sering melihat orang mentraktir yang terkasih untuk nonton,” pungkasnya.

Antisipasi Pandemi, Jakarta Fashion Week Mengaudisi Model Secara Semi-Virtual

Jakarta, 24 Juni 2020 – JFW Model Search adalah salah satu yang paling ditunggu dari rangkaian acara menjelang Jakarta Fashion Week setiap tahun. Diadakan setiap tahun untuk mengaudisi para model yang akan berjalan di panggung Jakarta Fashion Week, audisi ini diselenggarakan hingga ke lima kota besar di Indonesia.

Tahun ini, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Bandung, dan Jakarta jadi pilihannya. Jakarta yang menjadi lokasi audisi dengan peminat terbesar, saat ini menyandang status sebagai salah satu

episentrum penyebaran virus Corona. Namun, hal ini tidak meredupkan semangat para peserta dan Jakarta Fashion Week untuk terus mencari bakat muda berkualitas.

Memanfaatkan teknologi, Preliminary Stage secara semi-virtual diselenggarakan untuk menyaring lebih dari 600 peserta audisi Jakarta yang sudah terdaftar melalui aplikasi Jakarta Fashion Week. Peserta yang terpilih, mendapat panduan dan tautan khusus untuk mengirimkan sampel video mereka ke alamat surel Jakarta Fashion Week.

Dewan juri akan memilih sejumlah peserta yang dinilai berpotensi untuk melakukan audisi langsung di Fashionlink x BLCKVNUE, Senayan City pada 1-5 Juli 2020. Audisi ini akan dilakukan dengan penjadwalan dan prosedur kesehatan yang ketat.

Setiap peserta akan dikirimkan instruksi kedatangan, dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tidak ada lagi pendaftaran di tempat. Pendaftaran model akan ditutup pada tanggal 27 Juni 2020.

Jakarta Fashion Week juga terus menjalin korespondensi dengan pihak penyelenggara Asia Model Festival di Seoul untuk memastikan jadwal dan keamanan peserta Face of Asia nantinya. Selain itu, prosedur untuk penyelenggaraan seleksi lanjutan Icons of JFW 2021 juga akan segera difinalisasikan.

INDISKOP & Bank Mandiri Gelar INDISKOP FESTIVAL Secara Online

Eksposisi, Jakarta- Bioskop INDISKOP didirikan sejak tahun 2019 tujuannya adalah memajukan film-film nasional dengan memberikan ruang kepada masyarakat untuk bisa menikmati suguhan film berkualitas dengan harga terjangkau. Bukan hanya sebagai ruang putar, INDISKOP juga memberikan ruang belajar untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat sehingga mendorong pertumbuhan industri kreatif.

Sejak pandemi COVID-19 menyebar ke seluruh negara di dunia. Hampir semua kegiatan ekonomi, pendidikan, dan hiburan terkena dampak pandemi tersebut. Film sebagai bagian dari industri hiburan juga mengalami masa sulit karena harus menghentikan sementara kegiatan produksi film dan operasional bioskop. Seluruh jaringan bioskop tanah air harus menutup bioskop mereka sebagai imbas dari COVID-19.

Dalam rangka inisiatif untuk tetap produktif pada masa pandemi COVID-19, INDISKOP bersama dengan Bank Mandiri menggagas INDISKOP FESTIVAL, menghadirkan program edutainment yang diproduksi dan didistribusikan secara online melalui aplikasi khusus, platform webinar dan kanal sosial media INDISKOP.

INDISKOP FESTIVAL akan diselenggarakan pada Juni hingga Agustus 2020 dengan mengangkat tema festival “Indonesia Bangkit – Dari Rumah untuk Indonesia” membawa berbagai rangkaian program seperti, fillmaking class, social dan creative enterpreneurship class, talkshow, short film competition dan film screening.

“Acara ini bertujuan untuk membangun optimisme yang harus dijaga meski di saatsaat sulit seperti ini. Menyebarkan energi positif melalui film festival menjadi salah satu bentuk kreatif dalam menyiasati masa pandemi. Dalam program film kompetisi INDISKOP FESTIVAL ini, film hasil pemenang kompetisi dapat menjadi salah satu medium interaktif masyarakat yang diharapkan untuk saling menularkan semangat positif. Sebagai bentuk kepedulian sosial, ada juga kelas khusus yang hasilnya untuk donasi pada pekerja kreatif yang terdampak COVID-19,” ungkap Marcella Zalianty selaku inisiator INDISKOP FESTIVAL.

Program Kompetisi Film Pendek akan melibatkan seluruh masyarakat, siapapun bisa ikut mendaftar. Di akhir acara festival yang berhasil menjadi pemenang film kompetisi akan ditayangkan di kanal aplikasi milik INDISKOP. Bukan hanya itu, para pemenang juga akan merasakan “Malam Penghargaan” yang akan dilakukan secara virtual. INDISTALK, program talkshow yang membahas berbagai tema terkait film, sosial budaya dan topik kekinian lainnya.

Sejalan dengan perayaan HUT RI ke 75 tahun, Program INDISSCREENING menampilkan film-film hasil kurasi dengan tema “Indonesia Bangkit”. Selain itu ada program INDISCLASS, adalah kelas-kelas pembelajaran film dan juga industri kreatif yang dilakukan secara online, di antaranya kelas film bisnis dan strategi, kelas storytelling, kelas film produksi, kelas penyutradaan, kelas penulisan skenario, editing, dan juga kelas kewiraushaan sosial. kelas-kelas ini akan disiarkan melalui platform Zoom. Di akhir acara akan diputarkan film-film hasil kompetisi film pendek dengan tema “#DariRumahuntukIndonesia” melalui kanal aplikasi INDISKOP.

Program INDISKOP FESTIVAL mengajak masyarakat tetap bisa kreatif dan produktif meski dari rumah. INDISKOP FESTIVAL diharapkan dapat menjadi ruang virtual untuk menyebarkan energi kreatif, membangun optimisme, mengapresiasi indrustri film dan ekonomi kreatif dan juga medium berbagi kepada masyarakat terdampak pandemi di era kenormalan baru yang akan kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Indiskop Festival diselenggarakan atas kerjasama Indiskop dan Bank Mandiri. Festival ini didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Indika Foundation. Patner media Detik.com, Mahaka media, Harian Kompas, Kompas.id, Harian Republika, Republika Onlin, Indika FM, Gen FM dan Mustang FM. Juga asosiasi yang mendukung; KADIN, PARFI 56, SIBERKREASI.

Rilis Single ‘Kesan Pertama’, NEXGEN Isi Kekosongan Boyband di Indonesia

Eksposisi, Jakarta – NEXGEN atau nama kepanjangan dari Next Generation merampungkan single perdana berjudul “Kesan Pertama” ciptaan Queen Anthonie, bercerita tentang kesan pertama cowok yang terpesona melihat seorang gadis manis dan aduhai cantiknya.

Dari sisi musik untuk lagu “Kesan Pertama” rilisan Nagaswara ini lebih ngepop dengan irama ceria, energik dan menyentuh hati. Musiknya sendiri digarap oleh Martin Koehun dan Erwin Hadinata GME.

“Tentu kita semangat, awalnya kita band, tapi kayaknya (sekarang) lebih pas bikin boyband, dan kita punya keyakinan bakal sukses, dan kita mikirnya gitu,” papar Emiliano Cortizo, ditengah kekosongan boyband di Tanah Air.

NEXGEN memiliki konsep berbeda dengan kejutan yang layak dinantikan. Mereka ingin menjadi boyband nomor satu di Indonesia dan bisa go international. Mereka terdiri dari empat personel yaitu Emiliano Cortizo, Maxhen Bakary, Trayen Kaligis dan Chrisher Noya.

Selain memiliki kemampuan bernyanyi yang baik dan penampilan yang keren, empat remaja itu juga dikenal lewat latar belakang mereka di dunia model, akting, pendidikan dan olahraga. Semangat boyband yang mereka usungpun terasa sangat spesial dan benar-benar mewakili generasi muda kekinian. Kelebihan lain dari mereka bisa bermain alat musik seperti piano, gitar, bas, drum dan lain-lain.

Penghuni Gading Nias Residence Minta Imigrasi Jakut Awasi WNA

Eksposisi, Jakarta — Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) selama ini mempunyai kebijakan zero warga negara asing (WNA). Untuk itu para penghuni Gading Nias Residence meminta pihak imigrasi Jakarta Utara untuk melakukan pengawasan terhadap WNA. Seorang warga negara Nigeria terjatuh dari unit 9 LC Gading Nias Residence karena pindah ke unit sebelahnya.

Pihak P3SRS selama ini menolak WNA khususnya Afrika untuk tinggal di Kelapa Nias Residence kecuali yang sudah menikah dengan WNI, dan atau punya unit sendiri untuk tinggal di Gading Nias Residence per Februari 2020.

“Pengawasan yang lemah dari pihak pengelola, sehingga ada WNA yang bisa tinggal di Kelapa Nias Residence. Karena selama ini pengelola hanya memikirkan uang masuk dari pembayaran IPL tanpa ada pengawasan dan pendataan yang akurat,” kata L kepada awak media di Gading Nias Residence, Rabu (24/6/2020) malam.

Lebih lanjut, L menerangkan tahun 2018 hingga 2019 WNA merasa aman dan nyaman tinggal di Kelapa Nias Residence karena ditertibkan oleh RT/RW, terdata dan mempunyai Id Card. “Namun, pada tahun 2020, RT/RW tidak lagi diberi kewenangan oleh P3SRS, sehingga WNA utamnya Afrika berdatangan untuk mendapatkan tempat tinggal yang murah, aman dan nyaman,” terangnya.

Yang paling memprihatinkan seorang seorang WNA yang terjatuh dari unit 9 LC Gading Nias Residence sekitar pukul 14.30 WIB, sudah dua jam, pihak pengelola Gading Nias Residences masih membiarkan WNA tergeletak begitu saja. Bahkan tidak dibawa ke rumah sakit, dan menjadi tontonan warga. “Terlihat bahwa pelayanan yang diberikan oleh pengelola tidak professional dan tidak berkeprimanusiaan,” sebutnya.

Kejadian tersebut bermula dari datangnya petugas Imigrasi ke Gading Nias Residence untuk diadakan pengawasan WNA karena laporan warga di Unit 9 LC. WNA berkulit hitam tersebut berusaha berpindah dari satu unit ke unit sebelahnya hingga akhirnya terjatuh.

Hingga berita ini diturunkan korban belun diketahui identitasnya, Ketika dikonfirmasi oleh awak media ke Petugas Keamanan (Security-red) setempat pihak security menyerahkan ke Pihak Kepolisian setempat.

Saat dikonfirmasi ke Polsek Kelapa Gading terkait peristiwa jatuhnya WNA tersebut, pihak Polsek mengaku mendapat laporan, dan saat ini korban berada di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara. (ist)

Malang Nian Nasib WNA Terjatuh dari Lantai 9 Apartement Gading Nias Residence

Eksposisi, Jakarta – Malang nian nasib seorang Warga Negara Asing (WNA) terjatuh dari lantai 9 Apartement Gading Nias Residence, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kejadiannya pada hari Rabu, 24 Juni 2020 sekitar pukul 14.30 WIB.

Akibat kejadian itu menjadi tontonan massa yang penasaran menyaksikannya sehingga menimbulkan kerumunan massa. Sebuah keadaan yang tentu sangat dikhawatirkan, mengingat Corona Virus Disaese (Covid 19) masih merebak.

Menurut salah seorang saksi yang tak mau disebutkan namanya, kejadian tersebut bermula dari datangnya petugas Imigrasi ke Gading Nias Residence untuk diadakan pengawasan WNA karena laporan warga di Unit 9 LC. “WNA tersebut berusaha berpindah dari satu unit ke unit sebelahnya hingga akhirnya terjatuh, “ ungkapnya iba.

“Hal tersebut terjadi karena pengawasan yang lemah dari pengelola, karena selama ini oknum pengelola diduga hanya memikirkan uang masuk dari pembayaran IPL semata tanpa adanya pengawasan dan pendataan yang akurat, “ imbuhnya mengeluh.

Hingga berita ini diturunkan korban belun diketahui identitasnya. Jurnalis Eksposisi menyambangi Polsek Kelapa Gading untuk meminta informasi terkait insiden tersebut, ternyata korban saat ini sudah dilarikan ke RS. Koja Jakarta Utara. (Ist)

Telah Hadir Hunian Bebas Ribet Bagi Kaum Metropolis Indonesia

Eksposisi – Sejak didirikan pada April 2019, Rukita, perusahaan teknologi properti (proptech) dengan pertumbuhan paling pesat di Indonesia, hadir secara resmi untuk memenuhi kebutuhan hidup kaum urban saat ini. Dengan keahlian yang kuat di bidang properti dan teknologi, Rukita menyediakan layanan pengelolaan properti secara menyeluruh untuk menciptakan hunian bebas ribet dan nyaman bagi para penghuni. Sedangkan bagi pemilik properti, Rukita dapat mentransformasikan properti mereka menjadi aset yang menghasilkan pendapatan lebih tinggi.

Berita Terkini