‘Bunga untuk Mira’ Angkat Legenda Nusantara Kemasan Kekinian

143
Acara press gathering pertunjukan pop musikal Bunga untuk Mira (Foto Akhmad Sekhu)
Banner Top Article

Pertunjukan pop-musikal ‘Bunga untuk Mira’ siap digelar pada 22 dan 23 Desember 2018 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Sebuah pertunjukan yang diselenggarakan oleh 7evenNotes-Production dengan arahan sutradara Mia Johannes ini diangkat dari cerita legenda Nusantara dalam kemasan kekinian.

“Pertunjukan ini diangkat dari cerita legenda Nusantara ‘Bawang Merah dan Bawang Putih’, tapi dalam kemasan kekinian dengan adaptasi bebas, “ kata sutradra Mia Johannes dalam acara press gathering pertunjukan pop-musikal ‘Bunga untuk Mira’ di Lobby Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (21/12/2018) malam.

Mia membeberkan pertunjukan pop-musikal ini merupakan adaptasi bebas yang dibalut dalam imajinasi fiksi ilmiah.

“Saya mengganti nama dua tokoh utama Bawang Merah dan Bawang Putih menjadi Mira yang diperankan Shae, seorang penyanyi jazz ternama dan Puti yang diperankan Dea Panendra,” bebernya.

Meski adaptasi bebas, lanjut Mia, mencoba untuk berkreasi dalam menulis naskahnya dengan tujuan bisa diterima banyak orang.

“Saya tetap mengaitkan benang merah kisah yang sama dengan cerita aslinya,” ungkapnya.

Menurut Mia, pertunjukan pop-musikal ini berbeda dengan teater musikal pada umumnya yang dikenal publik selama ini.

“Musik dengan genre jazz fantasi dan memasukan unsur teatrikal dengan adanya twist yang tidak disangka-sangka di akhir babak akan membuat musikal ini berbeda,” terangnya.

Dalam menggarap pertunjukan pop-musikal ini, Mia menggandeng musisi muda Ramondo Gascaro yang kompeten di berbagai konser seni pertunjukan, baik dalam maupun luar negeri, untuk menangani tata musik pertunjukan pop-musikal ini.

“Dalam pertunjukan pop-musikal ini, Mondo bekerjasama dengan Indra Prakarsa, yang membesut orkestrasinya. Keterlibatan Mondo sekaligus menyodorkan beberapa komposisinya, “ paparnya.

Mia menyampaikan, bahwa Kleting Titis Wigati, yang menjadi penata kostum pertunjukan pop-musikal ini.

“Ada juga Ufa Sofura, yang menjadi penata gerak dan tari yang pernah pentas di Broadway, New York, “ tegasnya.

Para pemain dalam pertunjukan pop-musikal ini terdiri dari beragam profesi. Seperti diantaranya, penyanyi Shae, aktris Dea Panendra, harpanis Maya Hasan, Daniel Adnan, model Johan Yanuar.

“Mereka semua mempersembahkan permainan terbaiknya yang tak hanya pintar berakting, tapi juga memiliki suara yang bagus serta mahir menari, “ pungkasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here