Bursa Asia diperdagangkan naik turun pada Rabu (18/9) jelang rapat suku bunga beberapa bank sentral dunia, diantaranya the Fed, Bank of Japan, Bank Indonesia dan Bank of England.

Dari faktor geopolitik, serangan terhadap fasilitas minyak Aramco masih hangat dan menurut informasi Reuters yang diungkap oleh seorang pejabat pemerintah AS, serangan berasal dari barat daya Iran, meski akhirnya disangkal oleh Iran karena sebelumnya Houthi telah mengklaim berada dibalik serangan tersebut.

Indeks Topix diperdagangkan melemah 0,3% sementara Kospi menguat 0,1%, Indeks Hang Seng dan Shanghai kompak menguat 0,2% dan indeks S&P/ASX 200 tergelincir 0,1%.

Pasar masih abu-abu dalam melihat peluang pemangkasan suku bunga the Fed karena kondisi saat ini berbeda dengan beberapa bulan yang lalu. Namun jikalau terjadi kenaikan, diperkirakan hanya seper empat poin saja.

Dari pasar mata uang, yen diperdagangkan pada posisi 108,17 dolar, yuan pada 7,0845 per dolar, euro diperdagangkan pada level 1,1068 per dolar dan poundsterling berada di posisi 1,2488 per dolar.

Emas diperdagangkan stabil di $1.501,55 per ounce sementara minyak West Texas kembali jatuh menjadi $59,09 per barrel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here