31.7 C
Jakarta
Minggu, 25 Agustus 2019
Beranda Ekonomi Bursa Bursa Asia Lanjutkan Tren Negatif, Investor Waspadai Laporan Korporat

Bursa Asia Lanjutkan Tren Negatif, Investor Waspadai Laporan Korporat

0
Bursa Asia Lanjutkan Tren Negatif, Investor Waspadai Laporan Korporat

Eksposisi – Bursa Asia diperdagangkan melemah Kamis pagi (18/07) menyusul memanasnya ketegangan dagang antara Korsel dan Jepang. Kecemasan pasar akan buruknya hasil pendapatan korporat turut andil dalam melemahkan sentimen pasar.

Indeks Topix berpotensi membukukan penurunan selama empat hari berturut-turut dimana hari ini anjlok lebih dari 1 persen, sebaliknya pelemahan indeks Hong Kong (-0.7%), Korsel (0,2%) dan Australia (0,4%) masih dalam level moderat.

Tadi malam indeks S&P 500 dan Nasdaq tergelincir setelah Netflix Inc. secara mengejutkan mengalami kerugian dikwartal kedua yang berdampak kepada merosotnya nilai saham perusahaan tersebut. Beberapa analis mengatakan penguatan saham cenderung sebagai bagian dari aksi “profit taking”.

Dari pasar mata uang dilaporkan yen menguat dan won Korsel melemah setelah bank sentral Korea memangkas suku bunga acuan. Yen tercatat berada pada posisi 107,73 terhadap dolar, yuan stabil di 6,8779 per dolar, euro menguat pada $1,1235

Sentimen pasar terkait dengan kebijakan the Fed jelang rapat reguler cukup positif dan pasar ketenagakerjaan masih ketat dengan catatan banyak perusahaan kesulitan memberi upah besar termasuk adanya kenaikan biaya akibat kebijakan tarif pemerintah AS yang berdampak kepada konsumen domestik.

Selain Bank Sentral Korea, bank-bank sentral Asia seperti Malaysia, India dan Filipina juga turut memangkas suku bunga, sementara Indonesia baru akan diputuskan siang ini.

Laporan korporasi yang sudah dan akan dilaporkan minggu ini diwarnai ancaman perang dagang yang tiap hari kian memanas. Para investor setia menunggu komentar terbaru dari Presiden Donald Trump setelah sebelumnya kembali menebar ancaman kemungkinan penerapan tarif berikutnya untuk Tiongkok.

Dari pasar komoditas, minyak dilaporkan turun setelah laporan dari pemerintah Amerika menunjukkan permintaan akan bahan bakar turun minggu lalu. Minyak West Texas jatuh 0,2% menjadi $56,67 per barrel sementara emas terkoreksi pada level $1.425,92 per ounce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here