Eksposisi – Di penghujung minggu ini bursa Asia diperdagangkan moderat karena investor memilih “wait and see” jelang rilisnya data ketenagakerjaan AS dan kabar terbaru mengenai perang dagang.

Saham-saham Jepang, Korea Selatan dan Australia mengalami penguatan tipis. Berdasarkan data terakhir indeks Topix diperdagangkan menguat 0,1%, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 menguat 0,2%, Kospi dari Korsel menguat 0,6%.

Dari pasar mata uang, dolar diperdagangkan melemah dimana euro diperdagangkan flat pada posisi 1,1105 terhadap dolar, yen menguat menjadi 108,71 per dolar dan yuan terkoreksi pada level 7,0401.

Minyak mentah bergerak tidak stabil setelah OPEC merevisi kuota produksi minyak global. Minyak West Texas diperdagangkan stabil di $58,42 per barrel. Emas diperdagangkan flat di $1.476 per ounce.

Meski pasar sempat bernafas lega setelah Presiden Trump menyatakan negosiasi dengan China berlangsung baik, namun ada kecurigaan bahwa kondisi tak sebaik dugaan karena kedua belah pihak masih belum mencapai kesepakatan tentang pembelian produk-produk pertanian AS.

Pasar memperkirakan data ketenagakerjaan AS positif dimana ada penambahan lapangan kerja non pertanian sampai 179.000, dimana tingkat pengangguran bertahan di angka 3,6%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here