Bursa Saham di Tiga Market Besar Serempak Anjlok

43
(©Péter Mács/stock.adobe.com) SILO-USMARKET-042418-Adobe Wall street
Banner Top Article

Diawal minggu ini, saham-saham AS diperdagangkan melemah begitu pula dengan bursa Eropa yang anjlok terseret mengekor Asia.

Sektor teknologi mendominasi pelemahan indeks S&P 500 hari ini. Pasar fokus menunggu pidato ketua the Fed yang akan berbicara di depan Kongres AS setelah laporan payroll terakhir menunjukkan perekonomian AS masih “on track”.

S&P 500 diperdagangkan naik 0,5%, Stoxx Europe 600 melemah 0,2%, FTSE 100 melemah 0,1%, Dax Jerman meluncur 0,4% dan indeks acuan Asia, MSCI melemah 1,2%.

Beberapa minggu terakhir muncul spekulasi the Fed akan memangkas suku bunga setidaknya seperempat persentase poin pada rapat Juli nanti.

Dari pasar forex, dolar diperdagangkan terkoreksi dan euro melemah setelah kenaikan data produksi industri Jerman di Mei tak sesuai harapan. Mata uang euro tergelincir menjadi $1,1217, yen melemah menjadi 108,64 per dolar. Lira Turki melemah menjadi 5,7186 per dolar.

Disamping itu, kabar dari Yunani terkait dengan pemilu dapat menjadi stimulan positif bagi pasar, terbukti obligasi pemerintah terdongkrak naik.

Dari pasar komoditas, dilaporkan minyak kembali melonjak menyusul ancaman geopolitik dari Timur Tengah. Minyak Texas diperdagangkan menguat menjadi $57,76 per barrel. Emas naik 0,1% menjadi $1.401,27 per ounce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here