Disparbud DKI Jakarta Siap Gelar Jakarta Museum Marathon Smart Race 2019

107
Banner Top Article

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta siap menggelar Jakarta Museum Marathon (JMM) Smart Race 2019. Sebuah gelaran untuk mempromosikan museum Jakarta yang akan diselenggarakan pada 3-4 Agustus 2019 mendatang.

 

Saat ini ada sekitar tiga belas museum dibawah pengelolaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yaitu: Museum Sejarah Jakarta, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang. Museum Bahari, Museum Joang 45, Museum Prasasti, Museum MH Thamrin, Museum Tekstil, Taman Arkeologi Onrust, PBB Setu Babakan, Monumen Nasional. Rumah Si Pitung, dan Museum Benyamin Sueb

 

inovasi baru

“JMM Smart Race 2019 ini menjadi terobosan dan inovasi baru untuk mengajak masyarakat lebih mengenal museum di Jakarta sekaligus berolahraga, “ kata Kepala Disparbud DKI Jakarta Edy Junaedi, saat peluncuran Jakarta Museum Marathon (JMM) Smart Race 2019 di Java Soul, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019).

 

Edy Junaedi membeberkan konsep gelaran tersebut. “Kami membuat kegiatan tersebut dengan konsep edusprots tourism. Jadi, memadukan sisi pariwisata, edukasi, dan olahraga,” bebernya.

 

Menurut Edy Junaedi, JMM Smart Race terbuka bagi peserta dari luar negeri. “Pasalnya, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara untuk mempromosikan pariwisata di ibukota, khususnya dengan destinasi museum, “ ungkapnya.

 

Edy berharap, seluruh peserta nantinya juga bisa menjadi duta pariwisata untuk lebih mempromosikan museum-museum atau tempat bersejarah di Jakarta. “Tidak kalah penting, melalui kegiatan ini kami juga akan mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk lebih membiasakan menggunakan transportasi umum,” tandas Edy.

 

lebih fun

Sementara itu, penanggung jawab acara JMM Smart Race 2019, Hari Wibowo, menyampaikan, pihaknya terus melakukan pembenahan dan promosi mengikuti trend yang ada. “Kami juga telah sukses mengadakan lomba vloger, bloger, dan lomba foto amatir tentang museum di Jakarta, karena itulah tahun ini kami kembali menyelenggarakan Jakarta Museum Marathon Smart Race 2019,” katanya.

 

Lebih lanjut, Hari Wibowo menerangkan, kegiatan serupa telah banyak dilakukan di kota-kota besar mancanegara lainnya, dan terbukti mampu menarik wisatawan. “Tapi JMM Smart Race 2019 ini akan berbeda dengan event-event serupa dl tempat lain. karena kami akan membuat event ini lebih fun, akan lebih menyenangkan bagi seluruh peserta, karena saat acara berlangsung mereka tidak hanya akan jadi peserta lomba tetapi juga akan menjadi duta promosi museum Jakarta melalui media social masing-masing,” terangnya.

 

Menurut Hari Wibowo, JMM Smart Race 2019 ini memang dibuat sebagai sebuah Sport Tourism yarg memanfaatkan teknologi digital melalui media social sebagai sarana yang dominan selama pelaksanaan. “Penggunaan media sosial terutama Instagram akan dilakukan sejak pendafataran peserta, unsur edukasi menjadi bagian tidak terpisahkan selarna pelaksanaan kegiatan,” unglapnya.

 

maksimal

Adapun, Dilla, salah seorang panitia JMM Smart Race 2019 turut menerangkan, pihaknya akan mempromosikannya event ini semaksimal. “Terutama penggunaan media social sebagai sarana penjaringan peserta dan juga sarana aktifitas peserta selama pelaksanaan lomba serta kesiapan prasarana lomba di lapangan agar kegiatan ini bisa berjalan lancar dan aman,” terangnya.

 

Penggunaan sosial media Instagram dipilih, lanjut Dilla, sebagai syarat pendaftaran dan setiap peserta diwajibkan memaksimalkan Instagram aktif, karena dalam perlombaan ini, peserta diwajibkan memposting kegiatan mereka saat mengunjungi atau melewati museum dan tempat bersejarah ke dalam Instagram mereka. “Jika diumpamakan 1.000 peserta JMM Smart Race 2019 dengan rata-rata 100 followers di Instagram, maka akan ada 100.000 orang yang menjadi sasaran promosi potensi museum di Jakarta, hal tersebut tentunya akan mempermudah mtuk memperkenaatan dan mengedukasi masyarakat luas mengenal betapa pentingnya mengunjungi tempat-tempat museum bersejarah di Jakarta, ” pungkas Dilla.

 

JMM Smart Race 2019 akan memperlombakan sejumlah kategori, yakni, Jelajah Museum, Duo Family, Duo Komunitas, Duo Kostum Unik, dan Duo Umum. Perlombaan ini terbuka untuk umum dari seluruh Indonesia dan merupakan program tahunan dalam rangka ulang tahun ke 492 kota Jakarta. Pendaftaran peserta JMM Smart Race dimulai pada 5 Juli 2019. Untuk memberikan kenyamanan, Disparbud DKI akan memberlakukan sistem kuota untuk jumlah peserta. Para peserta JMM Smart Race akan melewati berbagai tempat bersejarah di Jakarta, salah satunya Kota Tua.

Disparbud DKI Jakarta Siap Gelar Jakarta Museum Marathon Smart Race 2019 1

Berita sebelumyaPenyeleksian KPI Diduga Tidak Transparan
Berita berikutnyaKonser Amal Anggun Kumpulkan Donasi Rp 3 Miliar Untuk Pendidikan Korban Bencana Alam
Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan. Memenangkan berbagai lomba, seperti di antaranya: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Review Film “Laura & Marsha” (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014), Pemenang penulisan berita Moxplay (2017), Pemenang penulisan berita Superbrands (2017), Pemenang penulisan berita SC Johnson Gelar Nobar Film ‘Kartini’ bersama 500 Guru dan Dian Sastrowardoyo (2017), Pemenang penulisan berita launching single Hadija by Ussy Sulistiawaty (2019). Buku puisinya: Penyeberangan ke Masa Depan (1997), Cakrawala Menjelang (2000). Sedangkan, novelnya: Jejak Gelisah (2005), Chemistry (2018).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here