Saham Asia

Eksposisi – Bursa Asia berhasil menambal kerugian sepanjang sesi pagi berkat optimisme pasar terhadap perundingan dagang antara AS-China.

Sebelumnya bursa Regional sempat terperosok dan kembali bangkit menyusul laporan perunding kedua negara tengah menyusun pakta yang disinyalir realisasi dari kesepakatan dagang. Meski begitu bursa Korea dan Jepang belum berhasil bangkit.

Indeks Topix diperdagangkan melemah 0,2%, Indeks Hang Seng menguat 0,4%, S&P/ASX 200 menguat 0,7% dan Kospi terkoreksi tipis.

Dari Amerika dilaporkan the Fed masih bersikap “wait and see” dan tidak mau mengeluarkan statemen mengenai suku bunga sampai semuanya benar-benar jelas.

Dari pasar mata uang dilaporkan aussie bergerak fluktuatif akibat jeleknya hasil survei purchasing manager. Sementara itu yen terkoreksi pada posisi 110,82 per dolar, yuan menguat menjadi 6,7161 per dolar dan euro stabil di posisi $1,1340 terhadap dolar. Pound sempat melorot setelah Fitch Ratings menyatakan akan memangkas rating utang Inggris karena isu seputar Brexit masih tidak menentu.

Selain menunggu kabar dari the Fed, para trade juga perlu mewaspadai hasil rapat bank sentral Eropa yang akan rilis hari ini, diikuti pidato presiden Mario Draghi pada Jumat besok.

Dari pasar komoditas, minyak dilaporkan menguat setelah muncul laporan persediaan minyak mentah AS menurun sementara persediaan pasokan minyak mentah kurang dari perkiraan. Minyak West Texas diperdagangkan pada kisaran $57,36 per barrel sementara emas naik menjadi ke level $1.341,05 per ounce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here