Aussie Naik Turun, Euro Stabil Jelang Data ECB

89
Banner Top Article

Eksposisi – Aussie menjadi sorotan pasar pasca dirilis data angka pekerjaan di Januari yang melampaui perkiraan, sementara Euro stabil di saat pasar menantikan data indeks PMI zona euro dan pengumuman hasil pertemuan European Central Bank (ECB) pada Januari.

Euro masih cukup stabil terhadap dolar AS dan diperdagangkan pada level 1,1345. Pasar saat ini tengah menantikan data Purchasing Manager Indexes (PMI) untuk zona euro zone yang akan dirilis Kamis (hari ini). Pasar juga saat ini fokuskan perhatiannya pada hasil pertemuan Bank Sentral Eropa pada Januari yang juga akan dirilis hari ini.

Aussie yang saat ini menjadi sorotan di pasar mata uang, awalnya berhasil mencatat kenaikan lebih dari setengah persen pasca dirilisnya angka pekerjaan Australia, namun kembali melorot atas pengaruh proyeksi yang lemah pada ekonomi yang mendasarisehingga memaksa munculnya kembali perkiraan akan kemungkinan pemangkasan suku bunga di tahun ini. Aussie terakhir diperdagangkan pada level $0,71595, atau turun 0,05 persen hingaa pemantauan terakhir hari ini.

Sementara itu, dolar AS melemah terhadap yen Jepang. Greenback diperdagangkan turun sekitar 0,1 persen pada level 110,80 yen. Mata uang Jepang itu sempat bergerak menjauh dari level puncak dalam tujuh pekan dari level 111,13 yang dicapai pekan lalu menyusul aktifitas manufaktur Jepang kontraksi pada Februari untuk pertama kalinya dalam dua setengah tahun terakhir akibat banyak abrik di Jepang memangkas produksi ditengah menyusutnya pesanan ekspor dan dalam negeri. Hasil survei lembaga swasta pada Kamis menunjukkan.

Di Tiongkok, mata uang Yuan yang diperdagangkan di luar negeri sedikit mencatat penguatan terhadap dolar AS diperdagangkan pada level 6,7074 per dollar, menyentuh level tertingginya di kisaran tiga pekan terakhir pada sesi kemarin.

Terkait pembicaraan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dimana AS saat ini tengah mencari upaya untuk mengamankan janji dari CIna yang tidak akan melakukan devaluasi mata uangnya sebagai bagian dari keepakatan yang dimaksudnya untuk mengakhiri perang dagang diantara kedua negara tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here