Dunia fashion designer terus maju dan berkembang di berbagai daerah. Seperti di antaranya, NTT dengan fashion designer Sandra Novita Lola yang sangat peduli adat budaya daerahnya. Hal ini semakin optimis harapan perkembangan fashion designer Indonesia ke depan.  

“Jujur awalnya saya tidak punya mimpi untuk menjadi fashion designer, tetapi dengan semangat hidup saya berusaha untuk belajar walaupun sangat susah-susah gampang saya tetap belajar dan harus lakukan yang terbaik sampai saya bisa, “ kata Sandra Novita Lola membeberkan awal ketertarikan pada fashion designer kepada eksposisi.com, Kamis (24/10/2019)

Perempuan kelahiran Kupang.13 Nop 1989, membeberkan bahwa kesuksesan itu tentu membutuhkan proses, apalagi dalam bidang design fashion. “Prosesnya butuh waktu yang lama untuk menjadi fashion designer, “ beber lulusan SD Bonipoi 3 Kupang, SMP Negeri 2 Kupang dan SMK Negeri 3 Kupang.

Segala usaha yang dilakukan dengan ulet, kata Sandra, tentu akan membuahkan hasil yang baik. “Saya memulainya dari saya bersekolah SMK hingga tamat sekolah 2008 sampai dengan sekarang, “ ungkapnya mantap.

Sandra mengaku tidak mempunyai ciri khas..tetapi apa yang ada dalam pikiran, ide.otak dalam sebuah karya ketika ia melihat kain itu lalu idenya muncul. “Saat itu saya merancang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan ciri khas saya mencoba buat dengan aksesoris pelengkap, “ ucapnya penuh percaya diri.

Ketika ditanya bagaimana suka duka menjadi fashion designer? Dengan tenang, Sandra memberikan jawaban, “Kalau mau dibilang suka dan duka semuanya berjalan bersama. Semua tergantung dari kemauan diri sendiri. terkadang juga ada tantangan dalam bekerja tapi dijalanin dengan rasa percaya diri, sabar dan tekun semua akan berjalan dan hasil pun memuaskan itu adalah berkat hikmat dari Tuhan.”

Menurut Sandra, pengalaman yang paling berkesan selama menjadi fashion designer saat ia memulai ikut lomba fashion desainer dengan  rancangan baju pertama kali. dan mengikuti beberapa lomba. “Itu adalah pengalaman yang tak terlupakan bagi saya karena di saat itu saya  mencoba menguji kemampuan saya apakah saya mampu sebagai fashion desaigner dengan rasa percaya diri, semangat dan motivasi dan saya diberi kepercayaan oleh pelanggan jiga, “ paparnya.

“Dan, berjalan proses menjadi desainer saya akhirnya punya mimpi sebagai desainer suatu saat pasti karya saya bisa smpai di luar kota..dan akhirnya Tuhan menjawab itu. salah satu karya saya bisa terlibat juga dalam sebuah ajang INDONESIA FASHION WEEK 29 maret 2019 kemarin di Jakarta dengan beberapa desainer dari Nusa Tenggara Timur, “ tambahnya tampak penuh semangat.

Tantangan dalam menggeluti dunia fashion designer bagi Sandra tentu saja ada. “Seperti di antaranya masih butuh belajar lagi menghadapi masalah kebutuhan pelanggan dan bahan baku yang sangat sulit, “ keluhnya.

Sandra menyampaikan pendapatnya, mengenai perkembangan dunia fashion designer di Indonesia. “Perkembangannya semakin maju dengan hasil desain unik, keren, amazing luar biasa, sudah mengikuti trend, “ tegasnya.

Obsesi dan harapan Sandra dalam berkarier sebagai fashion designer. “Saya berharap fashion Indonesia terutama yang berbahan kain adat dapat terus bersaing di dunia internasional sehingga adat istiadat di Indonesia dapat diperkenalkan di seluruh dunia melalui kain tenun khususnya kain tenun NTT, “ pungkas Sandra Novita Lola.

Fashion Designer Sandra Novita Lola Peduli Adat Budaya NTT 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here