Festival Film Indonesia 2018 , Semua Piala Citra Berlapis Emas

121
23 Piala Citra dalam Festival Film Indonesia 2018 akan berlapis emas.
23 Piala Citra dalam Festival Film Indonesia 2018 akan berlapis emas.
Banner Top Article

Festival Film Indonesia 2018 (FFI), kembali digelar. Piala Citra, Anugerah paling bergengsi bagi insan perfilman Tanah Air ini akan dilangsungkan di Jakarta seperti dua tahun lalu. Kali ini bertemakan ‘Mencari Mahakarya, Batasnya Hanya Kualitas”.

Lukman Sardi, Ketua penyelenggara Festival Film Indonesia 2018, mengatakan acara prestisius ini akan dilangsungkan pada bulan Desember di Teater Besar Taman Ismail Marzuki. Kepada media, dalam konferensi pers di Metropole, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (01/10), Lukman Sardi menjelaskan bahwa FFI 2018 ini akan memiliki 23 kategori.

Menurut Lukman Sardi, pemilihan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan tahun ini adalah demi faktor kemudahan teknis. “Secara industri tetap pelaku (perfilman) kebanyakan di Jakarta. Bukan berarti daerah nggak penting, tapi secara teknis akan mempermudah,” ujarnya.

Sistem penjurian FFI 2018 tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Mulai tanggal 2 hingga 25 Oktober 2018, asosiasi profesi dan komunitas akan merekomendasikan film yang akan diseleksi. Film yang bisa ikut dalam festival ini adalah film yang sudah tayang di bioskop ataupun tayangan berbayar dalam rentang waktu 1 Oktober 2017 hingga 30 September 2018 lalu.

Sejumlah film akan masuk ke nominasi dalam setiap kategori. Kemudian dilakukan proses pemungutan suara di bawah pengawasan konsultan publik independen, Deloitte Consulting.

“Jadi sama sekali kami (Komite FFI), enggak intervensi, kami enggak tahu hasil vote itu. Komite tidak akan tahu hasilnya. Itu semua Deloitte yang melakukan,” ujar Lukman Sardi. Lukman menegaskan, Komite FFI juga akan mendapuk juri mandiri yakni budayawan, sosiolog, hingga kritikus film.

Semua film layar lebar yang diseleksi harus sudah lulus sensor. “Otomatis kalau sudah tayang di bioskop biasanya sudah lulus sensor,” katanya. Sementara untuk kategori film pendek, yang sudah masuk nominasi akan didaftarkan ke Lembaga Sensor Film (LSF). Durasi yang diperbolehkan hanya maksimal 50 menit.

Pengumuman nominasi rencananya digelar pada 6 November 2018. Sementara malam pembacaan pemenang Piala Citra FFI 2018 diumumkan dalam Malam Anugerah pada Desember 2018, yang masih akan ditentukan kemudian.

Piala Citra Berlapis Emas

Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam FFI 2018 semua Piala Citra bagi para penerima penghargaan akan berlapis emas. “Ada 23 kategori. 23 itu keseluruhan kategorinya kami berikan lapis emas,” ujar Nickole perwakilan dari The Palace Jewelry, yang memproduksi piala ini. Dikatakan Nickole, butuh waktu kurang lebih 6 bulan untuk mengerjakan keseluruhan piala berlapis emas tersebut.

Pada 2017 lalu, seluruh Piala Citra hanya berbahan akrilik tanpa lapisan emas. “Karena tahun lalu kami ada keterbatasan waktu,” jelas Lukman Sardi. Semula sejak awal digelar, Piala Citra FFI sudah berlapis emas. Namun, desain pialanya beberapa kali berganti, karena ajang penghargaan tersebut pernah terhenti. Sehingga saat kembali digelar, Piala Citra tak lagi berlapis emas.

Dua tahun lalu, Panitia FFI pernah membagikan Piala Citra berlapis emas. Namun, hanya satu piala yakni Piala Citra untuk kategori Film Terbaik 2016.

Penyelenggaraan FFI 2018 kembali didukung Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud (pembinaan), Badan Ekonomi Kreatif (pengembangan ekosistem), Lembaga Sensor Film (perlindungan masyarakat). Juga didukung pula Badan Perfilman Indonesia (peran serta masyarakat), lembaga pendidikan (kajian dan pendidikan), asosiasi profesi (peningkatan profesionalisme), komunitas (pengembangan potensi masyarakat), hingga LSP Kreator Film (sertifikasi kompetensi), serta Akatara (pembiayaan perfilman).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here