First Man; Rasakan Pengalaman Astronot Sesungguhnya

147
Banner Top Article

First Man, sebuah film docudrama perjalanan orang pertama yang menjelajah luar angkasa dan berhasil menapakkan kaki di bulan.

Lewat “First Man,” Damien Chazelle sang sutradara berhasil memukau penonton dengan menampilkan pengalaman menegangkan para astronot. Kisah dalam film ini diangkat dari perjalana hidup manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan Neil Amstrong.

Detail perjalanan hingga ruang kokpit pesawat ruang angkasa yang sempit kotor dan dikelilingi oleh tombol menambah kesan mendalam. Penonton akan merasakan pengalaman “mendekati sesungguhnya” para astornot di dalam kokpit, ketika pertama kali melihat luar angkasa hingga menjejakkan kaki di bulan. Bahkan penonton bisa merasakan kekhawatiran sang astronot di dalam kokpit dalam menyelesaikan berbagai masalah teknis yang timbul.

“I see the moon, and the moon sees me”

Firts Man selain menampilkan program luar angkasa NASA tahun 1960-an, dibumbui dengan sedikit kisah sentimentil kehidupan Neil Armstrong, sebagai suami, ayah dan juga pahlawan NASA.

Damien Chazelle memahami benar bahwa kisah program luar angkasa NASA telah banyak diceritakan sebelumnya. Namun dia dengan berani mengambil strategi dengan membuat film yang begitu mendekati nyata sehingga menjadi drama yang berbahaya dan penuh obsesi.

Film First Man, merupakan film utama Chazelle sejak menyutradai “Whiplash” dan “La La Land”. Ini merupakan film dokudrama yang paling otentik dan menarik. Untuk memerankan Neil Amstrong, Chazelle bahkan harus membatasi aksinya di dalam film hampir sepenuhnya pada sudut pandang astronot itu sendiri. Sebagaimana hal-hal yang mereka lihat dan dengar selama misi mereka.

“One Small Step For A Man, One Giant Leap For Mankind”

Kehidupan sebagai astronot yang berbahaya ditampilkan mencolok. Tidak sungkan-sungkan digambarkan bagaimana banyaknya pilot dan astronot yang kehilangan nyawa, ketakutan mengerikan dari perjalanan luar angkasa. Sentimentil penonton seakan dibawa untuk mengatakan bahwa perjalanan itu semua hanyalah mimpi berada di tepi jurang.

Sekali lagi, Chazelle sukses mengangkat sisi sentimentil dan sang astronot, The First Man on Moon, Neil Armstong.(Aries Nugroho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here