EKSPOSISI.COM, JAKARTA – Film memang tak hanya hiburan semata, tapi juga membawa pesan pada masyarakat penontonnya. Film Dua Garis Biru sempat berbuntut reaksi negatif. Bahkan petisi agar film tersebut tak lulus sensor sempat dimuat di situs change.org.

 

Sebagai sutradara film Dua Garis Biru, Gina S Noer berharap penonton bisa berpikir kritis setelah menonton debut filmnya sebagai sutradara tersebut.

 

“Saya berharap agar penonton setelah menonton film ini bisa menjadi audience yang lebih kritis, “ kata Gina S Noer usai jumpa pers film Dua Garis Biru saat ditemui di Bebek Bengil Resto, Rpiwalk, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019).

 

Perempuan kelahiran Balikpapan, 24 Agustus 1985 itu menerangkan filmnya pada hakekat pesan yang sebenarnya disampaikan untuk melihat kita sebagai anak “Bayangan kita kalau nanti berkeluarga seperti apa tampak tergambar dalam film ini dengan gamblang,” ungkap pemilik nama lengkap Retna Ginatri S. Noer ini.

 

Menurut Gina, anak remaja dan orang tua yang menonton bisa menjalin hubungan lebih dekat sebagai keluarga agar antara anak dan keluarga tak ada jarak untuk membahas berbagai hal.

 

“Saya harap yang nonton mereka menjadi punya hubungan yang lebih dekat sebagai keluarga dan karena itu bisa membicarakan hal-hal yang sulit dengan keluarga,” papar istri dari penulis skenario Salman Aristo.

 

Gina mengaku sempat kaget, lantaran petisi untuk menggagalkan filmnya masuk layar lebar sempat beredar. Kini petisi bertajuk ‘Jangan Loloskan Film yang Menjerumuskan! Cegah Dua Garis Biru di Luar Nikah’ itu telah dihapus.

 

“Kaget sih karena saya nggak menyangka ya. Karena saya itu dalam keluarga membicarakan dengan anak saya pendidikan seks secara terbuka agar mereka sadar dan menghargai diri mereka dan tidak dilecehkan orang lain, “ terangnya

 

Gina menyebut kalau alat kelamin tidak boleh dipegang orang lain karena itu bagian dari pendidikan seks. “Remaja Indonesia sangat butuh pendidikan soal seks, “ tegasnya.

 

Menggarap film ini, Gina membutuh sembilan tahun untuk merampungkan skenarionya. Draft skenario film tersebut sempat ditulis 2009 lalu, namun ia berhenti meneruskan. Hingga akhirnya 2018, ia memutuskan untuk memperbaharui dan diangkat ke layar lebar.

 

“Karena perjalanan jadi orangtua, apa sih yang dibutuhkan oleh seorang anak. Value yang ada dalam film ini adalah value yang saya akan kasih ke anak-anak saya,” tandasnya.

 

Film produksi Starvision ini dibintangi antara lain, Angga Yunanda, Zara JKT48, Cut Min, Arswendy Bening Swara, Dwi Sasono, Lulu Tobing, Maisha Kanna, Aurora Amanda, Shakira Jasmine, Ligwina S Purwo, Ucok R Siregar, Ernest Samudra, Irgi Fahrezi, dan lain-lain. Film ini akan tayang di bioskop tanah air pada 11 Juli 2019.

Gina S Noer Berharap Penonton Berpikir Kritis Nonton Film Dua Garis Biru 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here