Eksposisi – Pada sesi pagi ini (16/8) bursa Asia diperdagangkan melemah setelah pasar melihat perundingan dagang AS-China belum menunjukkan perkembangan berarti.

Meski Presiden Donald Trump memberi sinyal positif atas pertemuan kedua negara dengan menyebutnya produktif namun tidak ada pernyataan terkait dengan pemberlakukan tarif baru yang akan mulai diterapkan pada 1 September nanti.

Dalam pernyataannya dihadapan wartawan, Trump mengatakan pertemuan selanjutnya pada September dan melalui panggilan telefon. Sementara pemerintah China pada Kamis (15/8) berjanji akan melawan rencana pengenaan tarif atas barang-barang impor dari China yang bernilai $300 miliar meski sempat menyatakan bahwa kedua negara sudah setengah jalan menuju kesepakatan potensial.

Trump sendiri yakin bahwa China tidak akan membalas karena menurutnya diskusi terakhir berjalan dengan baik dan China ingin membuat kesepakatan.

Latar belakang yang tidak meyakinkan inilah yang menjadi penyebab anjloknya indeks MSCI sebesar 0,17%. Nikkei melemah 0,5% termasuk bursa Australia.

Sementara dolar juga turun terhadap yen pada posisi 106,08. Emas terus melonjak dan kokoh di level $1.524,90. Minyak Brent menguat menjadi $58,46 dan minyak mentah AS naik menjadi $54,80 per barrel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here