Eksposisi – Aktivitas sektor pabrikan Jepang menurun selama empat bulan berturut-turut di Agustus setelah pesanan untuk barang-barang ekspor berkurang drastis.

Sebaliknya aktivitas sektor layanan tumbuh cepat mendekati dua tahun. Kuatnya permintaan dalam negeri cukup berhasil menekan faktor eksternal yang menekan perekonomian.

Indeks PMI versi Jibun Bank naik menjadi 49,5 dibanding bulan lalu sebesar 49,4, akan tetapi angka ini masih dibawah batas 50,0 yang menunjukkan bahwa produksi pabrikan dan total pesanan baru masih berkontraksi.

Serapan tenaga kerja tetap tumbuh namun secara index masih dalam level kontraksi.

Masih menurut Jibun, PMI untuk sektor jasa meningkat menjadi 53,4 di Agustus dibanding satu bulan sebelumnya pada 51,8.

Pertumbuhan PDB yang cukup solid ini diperkirakan masih akan merambat di kwartal ketiga tapi akan berbalik setelah efek kenaikan pajak penjualan masuk ke dalam data.

Berdasarkan data diatas, pertumbuhan ekonomi Jepang di angka 1,8% per tahun dikwartal kedua berkat kuatnya konsumsi rumah tangga dan investasi bisnis.

Merosotnya ekspor Jepang salah satunya disebabkan oleh berkurangnya pengiriman suku cadang mobil dan peralatan produksi semikonduktor ke China. Keyakinan sektor pabrikan Jepang berubah negatif untuk pertama kalinya sejak terakhir kali di April 2013 lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here