Eksposisi.com, Jakarta – Forum Zakat (FOZ) bersama Dompet Dhuafa mengadakan diskusi ruang tengah dengan tema mengenal lebih dekat kepada muslim Uighur, di Bakoel Cofee, Jakarta, Kamis (26/12).

Direktur Eksekutif FOZ, Agus Budiyanto menjelaskan pasca diskusi pihaknya akan mengambil sikap di level pengurusan.

“Kita akan mengolah diskusi ini kemudian akan mengambil sikap di level pengurus FOZ, tapi yang pasti kami mendorong seluruh 141 opz untuk campaign yang menunjukkan simpati kita kepada muslim Uighur atas nama kemanusiaan dan persaudaraan sesama muslim tentunya,” ucapnya saat press conference seusai acara.

Selain itu, lebih lanjut dikatakan Budi, dalam diskusi tersebut ada beberapa masukan terkait dengan konflik Uighur, misalnya menggelar konferensi diaspora internasional.

“Statusnya Indonesia sebagai tuan rumah, meskipun saya memandang seharusnya itu dilakukan oleh pemerintah atau MUI, nanti FOZ yang mensupport bersama lembaga zakat itu sangat memungkinkan,” sambung Budi.

Budi menambahkan, ada usulan dalam bentuk beasiswa sebagaimana dilakukan organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia keada Muslim di Pattani, Thailand selatan, atau negara lain seperti Filipina.

Ia juga menyampaikan perhatian kepada Muslim Uighur tidak berhenti hanya pada diskusi ruang tengah

“Beberapa masukan yang akan kami olah di internal FOZ, termasuk juga ada usulan menjalin informasi dari berbagai pihak di negara OKI seperti Malaysia, Turki, tapi kita akan memperkuat dengan menujukkan simpati kita kepada Muslim Uighur,” pungkas Budi.

Acara tersebut menghadirkan dengan nara sumber seperti, Direktur Eksekutif FOZ, Agus Budiyanto, Ketua Bidang Luar Negeri MUI, KH. Muhyiddin Junaidi, Dosen Senior FHUI, Heru Susetyo, dan GM Advokasi Dompet Dhuafa, Haryo Modjopahit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here