Investor Wait and See, Bursa Regional Mix

7
Aksi saling serang AS-China lemahkan bursa Asia
Banner Top Article

Bursa Asia diperdagangkan bervariasi Selasa ini karena investor memilih menunggu hasil pidato Presiden AS Donald Trump untuk dijadikan acuan arah perdagangan.

Isi pidato yang ditunggu oleh pelaku pasar diantaranya kemajuan isu perang dagang dan penutupan beberapa departemen di pemerintahan.

Bursa-bursa regional, seperti Jepang dan Australia membukukan kenaikan tipis sementara bursa Korsel dan China melemah.  Indeks Topix menguat 0,4%, S&P/ASX menguat 0,7%. Indeks Kospi melemah 0,7%, Hang Seng menguat 0,2%.

Komentar salah satu ketua the Fed Jerome Powell pada Jumat lalu mengungkap bahwa kebijakan yang ditempuh China untuk mendongkrak perekonomiannya berhasil meningkatkan sentiment namun risiko terhadap perekonomian masih ada. Disamping itu hasil dari perundingan dagang antara AS dan China masih menggantung sehingga prospek kebijakan the Fed masih belum menentu.

Sampai detik ini, DPR AS masih belum mencapai kesepakatan tentang anggaran untuk pemerintah federal dan penutupan operasi sudah berjalan sampai minggu ketiga.

Dari pasar mata uang dilaporkan yen melemah menjadi 108,82 per dollar, euro diperdagangkan pada $1,1442, turun 0,3% dan pound melemah menjadi $1,2761 sementara minyak terus menguat. Minyak West Texas stabil di $48,48 per barrel dan emas melemah menjadi $1.283,55 per ounce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here