Isu Italia Dongkrak Bursa Asia

147
Isu Italia Dongkrak Bursa Asia
livetradingnews
Banner Top Article

Bursa Asia berhasil membalik posisi loss diawal perdagangan dipengaruhi rencana pemerintah Italia yang akan memangkas defisit anggaran sehingga memicu optimisme negara tersebut mampu menyelesaikan permasalahan utangnya. Isu Italia ini menjadi perbincangan di zona euro.

Italia berancana memangkas defisit anggaran menjadi 2 persen dari PDB pada 2020, dibandingkan rencana awal menjadi 2,4 persen. Langkah ini sontak melejitkan mata uang euro.

Euro berhasil naik 0,3% menjadi $1,1585 setelah sebelumnya membukukan pelemahan selama lima hari berturut-turut.

Sementara itu indeks MSCI menguat 0,2%, indeks Hang Seng menguat 0,5% dan indeks Australia menguat 0,3%. Pasar China dan Korsel tutup karena libur.

Selain kabar dari Italia, isu perang dagang masih menjadi tajuk utama, meski kesepakatan tiga negara – AS, Meksiko dan Kanada berhasil menurunkan tensi tapi perselisihan dagang Sino-AS belum menunjukkan titik temu.

Fokus pasar berikutnya tentu saja rapat G-20 dimana Presiden AS dan Presiden China akan hadir dan kemungkinan akan mengadakan dialog.

Dari pasar komoditas, emas diperdagangkan mendekati level tertinggi pada 1.207,19. Emas menjadi aset paling diburu ketika bursa saham melemah. Harga minyak bertahan dekati level tertinggi dalam 4 tahun terakhir karena kecemasan akan sanksi AS terhadap Iran.

Minyak Brent naik menjadi $84,85 per barrel, minyak mentah AS naik menjadi $75,24 per barrel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here