Isu Pertumbuhan Ekonomi Global Pengaruhi Pergerakan Bursa

18
Business graph with arrows tending downwards
Banner Top Article

Bursa Asia diperdagangan siang ini berhasil menguat setelah sebelumnya sempat anjlok dipengaruhi oleh lemahnya data ekonomi Eropa dan China yang memicu kecemasan pertumbuhan ekonomi global melambat.

Selain Jepang, Hong Kong dan Australia, bursa China juga menguat berkat pernyataan pejabat senior setempat yang berjanji akan menaikkan pemotongan pajak demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Indeks Topix dilaporkan menguat 0,9%, Shanghai Composite menguat 1% dan Hang Seng menguat 1,7%. Sementara dari Australia, S&P/ASX 200 menguat 0,6%.

Saat ini ada dua faktor yang akan mempengaruhi sentiment pasar, diantaranya spekulasi kemana pertumbuhan ekonomi global dan lemahnya data perdagangan China. Selain itu tentu saja isu penutupan beberapa departemen di pemerintah AS yang akan menuntun kepada beberapa skenario terburuk.

Euro diperdagangkan menguat menjadi $1,1485, yen drop menjadi 108 per dolar. Poundsterling menguat menjadi $1,2895 dan yuan menguat menjadi 6,7542 per dolar.

Dari pasar komoditas dilaporkan minyak West Texas kembali naik dan melewati level $51 per barrel. Emas terkoreksi tipis pada $1.292,47 per ounce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here