Japan Foundation Asia Center Tumbuhkan Semangat Kerja Sama Orang-orang Asia

58
Director General Japan Foundation Jakarta, Tsukamoto Norihisa dan sineas Indonesia Riri Riza (Foto: Akhmad Sekhu)
Banner Top Article

Dewan Komite Japan Foundation Asia Center yang anggotanya merupakan para ahli dari berbagai bidang, menggelar rapat yang kelima kalinya digelar sekaligus resepsi bertempat di Hotel Fairmont Jakarta. Acara ini akan menjadi yang pertama kalinya diadakan di Jakarta, Indonesia.

 

formula terbaik

“Kita menggelar rapat Dewan Komite Japan Foundation Asia Center selama dua hari disini, “  kata Director General Japan Foundation Jakarta, Tsukamoto Norihisa, di Ballroom, Fairmont, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

 

Tsukamoto Norihisa membeberkan, rapat  Dewan Komite Japan Foundation Asia Center digelar untuk mencari formula terbaik agar kegiatan yang dilakukan Japan Foundation Asia Centre bisa terus berlangsung. “Kita juga mengharapkan adanya dukungan penuh oleh Pemerintah Jepang, “ ungkapnya.

 

Menurut Tsukamoto Norihisa, Japan Foundation Asia Center merupakan unit khusus di Japan Foundation yang didirikan pada April 2014 lalu, cukup berhasil menumbuhkan semangat empati dan hubungan kerja sama di antara orang-orang Asia melalui dukungan pembelajaran bahasa Jepang dan pertukaran seni budaya.

 

“Selama ini, Asia Centre Japan Foundation berfokus pada dua proyek utama yang mendukung pembelajaran Bahasa Jepang dengan mengirim ‘Nihongo Partners’ serta pertukaran seni dan budaya dua arah. Proyek pertukaran budaya dua arah ini dilakukan di berbagai bidang, “ tandas Tsukamoto Norihisa.

 

Berikut ini beberapa proyek yang siap dilaksanakan di Indonesia, yaitu pertama, dukungan pembelajaran Bahasa Jepang (Proyek Pengiriman ‘Nihongo Partners’). Kedua, proyek pengiriman ‘Nihongo Partners’ sebagai jembatan penghubung antara Jepang dan Asia. Pengiriman native dari Jepang ke sekolah-sekolah menengah di Asia khususnya ASEAN. Para native ini berperan sebagai asisten guru, membantu siswa belajar bahasa Jepang dan mengenalkan budaya Jepang di sekolah-sekolah sekaligus belajar mengenai bahasa serta budaya setempat. Ketiga, pertukaran seni dan budaya dua arah.

 

kerja kebudayaan

Dewan Komite Japan Foundation Asia Center ini memiliki forum pertemuan yang diadakan setiap satu tahun sekali untuk membahas peran Asia Center dan pertukaran budaya antara Jepang dengan negara-negara Asia khususnya ASEAN.

 

Untuk Indonesia, yang menjabat dewan komite ini, yakni Riri Riza, seorang sineas muda yang sukses dengan film-filmnya. “Lima tahun ini saya menjabat dewan komite ini, “ ungkap Riri Riza bangga.

 

Riri memaparkan tugasnya, program pertukaran budaya dan bahasa. “Pekerjaannya memberikan saran-saran apa yang efektif dan tepat, serta wilayah baru yang mana untuk tempat maupun wokshop pembuatan film, “ paparnya.

 

Menurut Riri, mereka selalu percaya itu adalah bagian dari kerja kebudayaan. “Saling mengerti, transparan dan menyerap bagian yang penting, yang mereka perlu adalah kegiatan dan saling pengertian jadi mereka mengharap orang Indonesia maupun orang di negara Asia lainnya, mengerti budaya Jepang yang akan menarik banyak kemungkinan, baik komuditi, bisnis, ekonomi, sosial dan budaya, ” tandas Riri Riza.

Berita sebelumyaBerkah Ramadhan, Yuki Kato Bintangi 2 Film Produksi Mega Pilar Pictures
Berita berikutnyaMr Tsu Bersyukur Banyak Kegiatan Manggung Selama Ramadhan
Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan. Memenangkan berbagai lomba, seperti di antaranya: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Review Film “Laura & Marsha” (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014), Pemenang penulisan berita Moxplay (2017), Pemenang penulisan berita Superbrands (2017), Pemenang penulisan berita SC Johnson Gelar Nobar Film ‘Kartini’ bersama 500 Guru dan Dian Sastrowardoyo (2017), Pemenang penulisan berita launching single Hadija by Ussy Sulistiawaty (2019). Buku puisinya: Penyeberangan ke Masa Depan (1997), Cakrawala Menjelang (2000). Sedangkan, novelnya: Jejak Gelisah (2005), Chemistry (2018).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here