Kader Perempuan Kosgoro Tetap Konsisten Independen

56
Banner Top Article

Perempuan punya peran besar dalam pembangunan bangsa. Banyak hal yang bisa diperbuat yang istilah zaman sekarang “The Power of Emak-Emak”. Meski kapasitasnya selama ini hanya tergabung dalam organisasi sosial kemasyarakatan, tapi tetap konsisten bersikap independen atau di luar pemerintahan.

 

Fakta tersebut dibenarkan oleh dua sosok perempuan aktif, Sumarni Padil dan Erna Santoso dengan kiprahnya di organisasi sosial kemasyarakatan non politik, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kosgoro yang dipimpin Ketua Umum Hayono Isman.

 

“Berbuat bagi kemaslahatah bangsa, tak harus berada di dalam pemerintahan, “ucap Sumarni Padil, Ketua LKK (Lembaga Kebudayaan & Kesenian) DPP Kosgoro, dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Kosgoro dengan tema ‘Pancasila dan Tri Dharma Kosgoro Komitmen Moral Persatuan Bangsa’ di Wisma Mas Isman, Jl. Cik Ditiro No. 34 Menteng, Jakarta Pusat,, Rabu (3/7/2019) malam.

Sumarni membeberkan, bahwa sebenarnya, banyak hal yang bisa diperbuat di masyarakat, tentu dengan visi dan misi positif. “Dengan begitu, kaum perempuan bisa berperan di dalam mengisi sekaligus memajukan bangsa dan negara ini,” bebernya.

 

Belum lama ini, menurut Sumarni, bangsa Indonesia baru saja dihadapkan pada perhelatan politik yang cukup melelahkan. “Nah, saat ini marilah kita collingdown, kembali konsentrasi untuk membangun bangsa dan negara secara bersama-sama. Semua elemen dan termasuk kaum wanita di DPP Kosgoro, punya tanggungjawab tersebut,” paparnya.

 

Dalam momentum Halal Bi Halal Keluarga Besar DPP Kosgoro, Sumarni menegaskan bahwa pihaknya akan tetap berpegang teguh aktif diorganisasi independen. “Kita tidak boleh terpecah-pecah, karena membangun bangsa dan negara, dibutuhkan kesatuan dan persatuan,” papar dia lagi.

 

Sedangkan Erna Santoso, Ketua PPK DPP Kosgoro, juga mengungkapkan hal senada. Kesatuan dan persatuan dalam bingkai NKRI, perlu terus diselaraskan dan dijaga. Dengan begitu, niscaya bakal memiliki kekuatan dahsyat, terutama untuk berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

 

“Kaum wanita di DPP Kosgoro, punya komitmen kuat untuk itu. Jadi, jangan disangsikan lagi. Terbukti dalam bidang kebudayaan dan kesenian, sudah banyak yang telah kita lakukan,” tutur mantan artis senior di dunia perfilman, sinetron dan peragawati tersebut.

 

Erna Santoso menyebut banyak kegiatan di Yayasan Peduli Anak Indonesia yang dipimpinnnya, seperti di antaranya menggelar kegiatan sosial dan berbagi kebahagiaan bagi 1.000 anak yatim piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas. “Kita konsen pada kegiatan kemanusiaan, sosial, dan budaya untuk Indonesia, “ pungkas Erna Santoso.

Kader Perempuan Kosgoro Tetap Konsisten Independen 1

Berita sebelumyaApkasi Film Festival, Media Informasi Efektif Promosikan Daerah
Berita berikutnyaCEO Generali Masak dan Mendongeng Di Tanah Merah – Jakarta Utara
Akhmad Sekhu, wartawan dan juga sastrawan. Memenangkan berbagai lomba, seperti di antaranya: Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999), Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999), Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004), Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010), Pemenang Media Writing Competition Review Film “Laura & Marsha” (2013), Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak (2013), Pemenang Sinopsis Film Omnibus Laki-laki Lelaki (2014), Pemenang penulisan berita Moxplay (2017), Pemenang penulisan berita Superbrands (2017), Pemenang penulisan berita SC Johnson Gelar Nobar Film ‘Kartini’ bersama 500 Guru dan Dian Sastrowardoyo (2017), Pemenang penulisan berita launching single Hadija by Ussy Sulistiawaty (2019). Buku puisinya: Penyeberangan ke Masa Depan (1997), Cakrawala Menjelang (2000). Sedangkan, novelnya: Jejak Gelisah (2005), Chemistry (2018).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here