Kemenpar Dukung Industri MICE Di Sumatera Utara

43
Kemenpar dukung pengembangan Industri MICE di Sumatera Utara. (Lukman Hqeem)
Kemenpar dukung pengembangan Industri MICE di Sumatera Utara. (Lukman Hqeem)
Banner Top Article

Untuk mencapai target kunjungan wisatawan, Kementrian Pariwsata giat melakukan promosi. Tak terkecuali melakukan promosi khususnya Industri MICE. Industri ini mengalami perkembangan pesat di Indonesia, hal ini ditandai dengan terpilihnya Indonesia sebagai tempat dan host pelaksanaan berbagai event internasional.

Kegiatan tersebut terkonsentrasi di 10 kota utama yaitu Jakarta, Bali, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Surabaya, Medan, Manado, Semarang dan Batam. Sejumlah pihak terkait, seperti Event organizer, Hotel, Restaurant, dan pengelola ruang pertemuan terlibat aktif. Dalam rangka mempromosikan 10 destinasi MICE tersebut, Kementerian Pariwisata mengadakan Promosi 10 Destinasi MICE di Sumatera Utara yang akan berlangsung di Grand Mercure Medan Angkasa dan Taman Simalem Resort Danau Toba pada tanggal 19 – 22 September 2018 kemarin.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Masruroh mengatakan event ini akan menjadi pertemuan yang mempertemukan sellers di bidang pariwisata dan buyers dari perusahaan multinasional. “Kegiatan ini merupakan ajang business travel mart yang berfokus pada industri MICE di Indonesia. Tidak hanya melaksanakan table top, Kemenpar juga mengundang para buyers melakukan post tour dan bermalam di Simalem Resort Danau Toba dengan harapan agar lebih mengenal Sumatra Utara sebagai destinasi wisata,” kata Masruroh.

Salah satu peserta kegiatan ini, PT Singa Mas Indonesia, anak perusahaan Charoen Pokphand mengakui bahwa “MICE seperti ini yang kami harapkan, selain bisa jumpa dengan sellers dan juga bisa bertukar info dengan sesame buyers”, ujar Santo Kadarusman,

selaku New Business Development Singa Mas Indonesia.  Ia menambahkan semakin banyaknya rute penerbangan langsung menuju Bandar Udara Internasional Kuala Namu, serta Bandar Udara Silangit dan Bandar Udara Sibisa, maka jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara yang berkunjung ke Sumatera Utara diharapkan akan meningkat pesat.

Sejak tahun 2011, Kota Medan juga telah ditetapkan sebagai kota metropolitan baru sekaligus sebagai salah satu dari 10 kota utama sebagai tujuan wisata MICE di Indonesia dan menjadi hub bagi kota-kota penting lainnya di Sumatera Utara, seperti Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Karo.

Masruroh menambahkan bahwa sebagai Corporate market yang menjanjikan, Industri MICE bisa bertahan dalam kondisi krisis sekalipun. Pasalnya, kebutuhan tempat untuk melakukan pertemuan akan ada.

Pasar MICE sendiri secara ekonomi juga lebih menguntungkan baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Umumnya wisata MICE pelaksanaannya lebih terorganisir, dengan dana yang cukup besar.

Kegiatan MICE khususnya corporate meetings dan incentive travels merupakan salah satu sektor utama yang menjadi perhatian Kementerian Pariwisata. Dengan pengelolaan yang lebih baik untuk memfasilitasi networking antara sellers Indonesia dengan para corporate buyers, maka akan meningkatkan jumlah kegiatan MICE yang dilakukan perusahaan nasional/internasional di Indonesia.

“Wisatawan MICE memiliki keunggulan karena mereka pada umumnya adalah opinion leader yang berasal dari kalangan pengusaha, profesional maupun pemerintahan, yang melakukan kegiatan pada saat low-season.” ujar Masruroh yang akrab disapa Iyung ini.

Sebagai tuan rumah, provinsi Sumatera Utara memiliki banyak objek wisata yang menarik yang sangat indah untuk dikunjungi, terutama Danau Toba yang ditetapkan menjadi salah satu Destinasi Prioritas, sudah ditata dan dikelola dengan lebih baik. Ditambah lagi dengan dibentuknya Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang bertugas mendukung promosi pariwisata Danau Toba dan Sumatera Utara.

Wisatawan MICE juga berpotensi untuk menjadi Leisure Traveler pada saat yang bersamaan, dan karena mereka umumnya opinion leader maka kekuatan word-of-mouth tentang destinasi akan memberi dampak yang lebih kuat dalam promosi. Sehingga, promosi MICE akan sangat berkontribusi dalam pendapatan devisa negara dan menggerakkan perekonomian. (Lukman Hqeem)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here