Konser Peduli Lombok Oleh Dompet Dhuafa

76
Konser Sound of Humanity di Margo City, Minggu (26/08)
Konser Sound of Humanity di Margo City, Minggu (26/08)
Banner Top Article

Lembaga kemanusiaan, Dompet Dhuafa kembali menunjukkan kepeduliannya pada korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini dengan menggelar konser The Sound of Harmony di Margo City, Depok pada Minggu (26/08).

Gempa yang terjadi sejak Minggu (5/8) lalu, telah mengakibatkan rusaknya 76.765 unit rumah, serta 671 fasilitas pendidikan. Tidak hanya itu, data yang dihimpun oleh Dompet Dhuafa, tercatat 517 orang meninggal, 1.416 orang luka-luka, dan 431.416 pengungsi yang tersebar di ribuan titik pengungsian.

Mengingat besarnya kerusakan dan dampak yang ditimbulkan akibat gempa, banyak pihak yang tergerak untuk memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa di Lombok, NTB.

Salah satunya, musisi dan seniman yang bekerja sama dengan Margo City Depok dan juga Dompet Dhuafa. Lewat kegiatan yang bertemakan “Sound of Humanity”, musisi dan seniman ini menunjukkan kepeduliannya atas bencana gempa yang terjadi.

Direktur Mobilisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) Dompet Dhuafa Bambang Suherman mengatakan, kehadiran Sound Of Humanity yang berkerjasama dengan Margo City dan Dompet Dhuafa ini merupakan sebuah gerakan kepedulian para musisi, seniman bahkan tokoh masyarakat atas bencana yang terjadi Lombok.

“Tidak hanya partisipasi para musisi, seniman bahkan mengajak juga masyarakat untuk peduli kepada saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah gempa di Lombok. Tidak hanya harta benda yang rusak, namun psikologi mereka terganggu. Tidak sedikit mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai saat musibah itu terjadi,” kata Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Akuratnews.com, Minggu (26/8/2018).

Bambang berharap, dengan adanya Sound Of Humanity ini, masyarakat dapat merasakan dan menunjukan kepedulian untuk para korban gempa Lombok.

“Dibutuhkan waktu yang sangat panjang untuk memulihkan Lombok sedia kala, namun kita wajib menyemangati mereka untuk terus membangun dari kondisi terpuruk pasca gempa,” tukasnya.

Berbagai program bantuan disediakan oleh Dompet Dhuafa. Diantaranya program dapur umum lewat mobil Darling (Dapur Keliling), Aksi Layanan Sehat (ALS), dan menurunkan tim Psychology First Aid (PFA) beserta dokter spesialis dan perawat.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga menginisiasi keberadaan masjid darurat, sekolah sementara hingga pengadaan pipanisasi untuk 1.300 pengungsi korban gempa. (Lukman Hqeem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here