Laporan Pendapatan Apple Inc Topang Bursa Asia

185
Banner Top Article

EksposisiNew – Pasar ekuitas Asia relatif stabil pada perdagangan Rabu ditopang oleh laporan pendapatan Apple Inc, seiring pasar nantikan petunjuk kebijakan Federal Reserve dan hasil pertemuan tingkat tinggi mengenai pembicaraan dagang antara AS dan Cina.

Indeks saham Asia Pasifik MSCI bergerak tipis. Indeks Nikkei yang tidak termasuk dalam Indeks MSCI, melemah 0,5 persen. indeks S&P 500 e-mini berjangka AS naik 0,2 persen, setelah saham Apple melonjak 5,7 persen pasca penutupan pasar setelah produsen iPhone tersebut laporkan pertumbuhan besar pada lini bisnis layanannya.

Pasar lega akan tidak adanya berita buruk baru setelah Apple Inc mengejutkan pasar di awal bulan ini dengan peringatan langka terhadap pendapatan perusahaan sehingga memicu kekhawatiran terhadap tensi dagang antara AS dan Tiongkok yang menyebabkan buruknya sektor tehnologi.

CEO Apple Inc, Tim Cook, yang cukup rutin menghubungi Presiden AS Donald Trump, juga mengatakan bahwa tensi dagang antara AS dan Tiongkok mereda pada Januari.

Hal tersebut mendongkrak optimisme terhadap pembicaraan dagang tingkat tinggi yang sedang berjalan antara dua raksasa ekonomi dunia tersebut meski masih banyak dari para pelaku pasar yang skeptis mengenai kemampuan kedua negara tersebut menjembatani perbedaan atas sejumlah isu seperti hak kekayaan intelektual dan transfer teknologi.

Wakil perdana menteri Tiongkok saat ini tengah berada di Washington sepanjang minggu ini untuk bertemu dengan para pejabat AS, termasuk diantara Presiden Trump. Menteri keuangan AS Steve Mnuchin pada Selasa mengatakan beliau berharap kemajuan signifikan dalam pembicaraan dengan pejabat Tiongkok dan bahwa tuduhan AS terhadap raksasa telekominukasi Huawei Technologies Co Ltd merupakan sebuah masalah yg terpisah.

Sementara itu, pasar saat ini tengah menantikan hasil tinjauan suku bunga Federal Reserve pada hari ini, dengan harapan para pemangku kebijakan akan memperkuat sikap dovish mereka saat ini memberikan sinyak perlambatan ekonomi AS.

Para pelaku pasar juga mencari petunjuk dari Ketua the Fed Jerome Powell tentang apakah ia memiliki kecenderungan untuk memperlambat penarikan neraca Fed hingga $50 miliar per bulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here