EKSPOSISI – Selama pandemi Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, membuat pergerakan ekonomi di berbagai lini industri lumpuh. Adanya himbauan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari pemerintah daerah membuat masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah. Hal ini mengubah kebiasaan banyak masyarakat yang harus menyesuaikan aktivitasnya di dalam rumah. Maka dari itu tempat tinggal dan hunian nyaman menjadi peranan yang penting saat ini.

Perekononomian Indonesia stagnan, namun geliat bisnis properti mulai menunjukkan tren positif. Keputusan Bank Indonesia menurunkan tingkat suku bunga acuan memberikan angin segar bagi industry yang lesu ini.

Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan menurunkan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI-7DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen pada bulan Juli ini. Keputusan BI menggunting suku bunga ini berdampak positif untuk sektor properti karena masyarakat berkesempatan dapat membeli rumah dengan suku bunga yang lebih rendah. Kondisi ini menjadi momentum menarik untuk memiliki hunian tempat tinggal milik sendiri ataupun sebagai investasi di bidang properti mengingat sektor ini bisa menjadi investasi yang menguntungkan untuk jangka panjang.

Menyikapi perkembangan ini, Dyandra Promosindo bekerjasama dengan Real Estate Indonesia (REI) dan akan menyelenggarakan pameran Property Weekend Fiesta (PWF) yang akan dilaksanakan pada 2-4 Oktober di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran. PWF merupakan pameran properti hibrida pertama yang menggabungkan event online dan offline dengan berkonsep festival dan terintegrasi dengan event Dyandra lainnya sehingga diharapkan dapat memperluas jangkauan akses kepada calon konsumen potensial.

Pameran properti ini akan berkolaborasi antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan, asosiasi sebagai wadah para pelaku usaha, dan Badan Usaha Milik Daerah sebagai instrumen untuk menstimulasi pergerakan perekonomian. PWF menargetkan akan diikuti 150 developer ternama di Indonesia dan menyajikan lebih dari 1.000 properti yang tersebar di seluruh Indonesia. Selama berlangsungnya pameran PWF 2020, pihak penyelenggara akan tetap menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah mulai dari pengecekan suhu sebelum masuk ke area pameran, physical distancing, cashless payment, dan lain-lain.

“Kami menghadirkan pameran ini untuk membantu masyarakat menemukan rumah idamannya. Dengan berbagai promo menarik, pameran ini akan menghadirkan ratusan developer yang menampilkan proyek-proyek terbaik mereka. Selain itu agar pameran berjalan dengan aman dan nyaman, kami akan tetap mengutamakan faktor keamanan, kenyamanan dan kesehatan selama pameran diselenggarakan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” tutur Michael Bayu A. Sumarijanto selaku Direktur Dyandra Promosindo.

Lebih lanjut Bayu juga menjelaskan, “konsep hibrida pada pameran PWF ini salah satunya melalui program virtual booth yang ditawarkan kepada exhibitor untuk pameran PWF online expo. Jadi, parallel PWF akan ada offline dan online event pada waktu yang bersamaan. Online exponya berlangsung selama 2 minggu, yaitu tanggal 28 September – 11 Oktober 2020. Di acara ini pengunjung juga dapat berinteraksi dengan para developer untuk mendapatkan property terbaiknya dengan promo yang berlangsung hanya selama PWF berlangsung. Selain itu, pameran offline yang akan berlangsung selama 3 hari juga akan live stream di website PWF” pungkas  Bayu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here