Meski Tak Jelas, Pasar Harap Hasil Positif Dari Perundingan Perang Dagang

24
EM Siap Rally 2019 - Trade War - Perang Dagang - Berita Global Ekonomi Makro
Banner Top Article

Eksposisi – Dipenghujung minggu ini, bursa Asia berhasil menguat menyusul sentiment positif akan konflik dagang antara AS dan China.

Berdasarkan laporan dari Wall Street Journal, Menteri keuangan AS Steven Mnuchin sedang mendiskusikan pencabutan beberapa atau semua tarif tambahan yang dikenakan kepada barang-barang impor China dan menawarkan opsi pengembalian nilai tarif. Pembahasan tarif ini baru akan dilakukan pada akhir Januari ini.

Bursa Amerika merespon positif kabar ini dan sempat melonjak meski akhirnya harus kembali terkoreksi setelah jubir departemen keuangan mengatakan Mnuchin sendiri belum membuat rekomendasi apa-apa.

Mengekor Wall Street, indeks utama Asia seperti Nikkei menguat 0,7% pada hari ini, diikuti Kospi menguat 0,6% dan bursa Australia menguat pada level yang sama.

Wakil PM China Liu He rencananya akan mengunjungi Amerika pada 30-31 Januari, khusus membicarakan solusi perang dagang diantara kedua negara.

Pada Desember tahun lalu, Washington dan Beijing sepakat menghentikan perang dagang selama 90 hari karena ketegangan ini telah menganggu aliran barang-barang yang nilainya mencapai miliaran dolar.

Bahkan indikator ekonomi China yang rilis baru-baru ini memperlihatkan gejala-gejala perekonomian kehilangan momentum.

Pertumbuhan ekonomi China di kwartal keempat yang rencananya dirilis pada Senin depan cenderung menunjukkan perlambatan karena permintaan menurun baik dari dalam negeri maupun luar.

Dari pasar mata uang dilaporkan, greenback stabil terhadap yen pada 109,14. Euro terkoreksi pada $1,1392. Euro sendiri hampir dipastikan akan membukukan penurunan mingguan sebesar 0,7%.

Pound berada pada level $1,2984 disertai sentimen Inggris akan mampu mendapatkan kesepakatan yang menguntungkan jelang Brexit.

Dari pasar komoditas, minyak mentah AS dilaporkan menguat setelah muncul kabar OPEC memangkas produksi cukup tajam di Desember. Minyak mentah AS diperdagangkan menguat menjadi $52,14 per barrel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here