EKSPOSISI – Film keluarga komedi aksi ini menjadi tontonan yang menarik bagi keluarga. Aksi Dave Bautista, atlit gulat MMA yang kini mulai membintangi sejumlah film box office termasuk Guardian of Galaxy dari jagad Marvel, mampu menghibur dengan aksi kocaknya.

My Spy berkisah tentang agen CIA, yaitu JJ Cena diperankan oleh Dave Bautista – harus mengawasi sebuah keluarga yang dianggap memberikan informasi soal kasus kejahatan internasional. Tugas yang awalnya dianggap remeh ini menjadi pelik, ketika penyamaran JJ terbongkar dengan mudah oleh gadis 9 tahun yang semestinya diawasi. Sophie, diperankan oleh Chloe Coleman dari “Big Little Lies”. Sebagai imbalan tutup mulutnya, Sophie minta diajarkan untuk menjadi seorang mata-mata. Hubungan yang terjalin  menjadi kompleks ketika JJ berkenalan dengan ibu Sophie, Kate Newton yang diperankan oleh Parisa Fitz-Henley. Aktris Jamaika-Amerika ini sebelumnya dikenal sebagai Meghan dalam FTV Royal Romance Meghan Markle ditahun 2018.

Adegan-adegan yang lucu, termasuk dialog yang aman bagi anak-anak membuat film ini mendapat peringkat penonton usia 13 tahun. Meskipun sejumlah orang tua yang mendampingi anaknya menonton film ini tidak keberatan dengan sejumlah dialog yang masih bisa ditoleransi kata-katanya. Selebihnya, adalah adegan yang menghibur, konyol dan  memberikan hiburan sepanjang film 100 menit ini.

Bisa dikatakan ini merupakan peningkatan lankah Dave Bautista yang bersama dengan Chris Bender berada di kursi produser. Film produksi MWM Studios yang bekerja sama dengan STX Entertainment, ini disutradarai oleh Peter Segal dengan naskah cerita ditulis oleh dua saudara Erich  dan Jon Hoeber. Selain Bautista, ada sejumlah artis lainnya yang ikut mendukung film produksi tahun lalu ini, nama-nama Kristen Schaal, Keller Viaene, Devere Rogers dan Ken Jeong mengisi sejumlah peran.

Film ini awalnya dijadwalkan untuk rilis pada 23 Agustus 2019, namun ditarik dari jadwal rilis oleh STX Entertainment pada Juli 2019. Setelah itu ditetapkan untuk rilis Januari tahun 2020 dan dipindahkan kembali pada 7 Maret atau terpaut hanya seminggu sebelum rilis resmi akhirnya pada 13 Maret. Sempat dimundurkan ke 17 April, sebelum dimajukan lagi akibat kekosongan film baru dalam pekan-pekan ini.

Sejumlah film memang mengalami penundaan tayang, ditengah wabah Corona yang meluas di AS dan meninmbulkan kekhatiran akan penyebaran lebih lanjut. Bioskop dianggap rentan dan menjadi media penyebaran yang efektif. Tak heran jumlah penonton menurun drastis saat ini. Sementara kekosongan jadwal juga disebabkan oleh penundaan-penundaan akibat wabah Corona. Film James Bond terakhir, “No Time to Die” akhirnya diundur dari rencana semula pada 10 April diubah ke November nanti.

Menurut kabar dari perusahaan, My Spy menghabiskan biaya produksi hingga $ 18 juta, dimana penjualan tiket mereka di Australia dan Selandia Baru tergolong cukup baik. Studio percaya sejumlah perubahan pada jadwal rilis ini memberikannya kesempatan untuk memperluas promosi dengan dampak yang tidak signifikan pada pengeluaran media.

My Spy bersaing ketat mendapatkan penonton dalam masa tayang bersama dengan sejumlah film unggulan lainnya. Seperti “Bloodshot” dari SONY dan dan film horor dari Universal berjudul “The Hunt.” Bahkan saat peluncuran nanti pada 17 April, “My Spy” masih akan menghadapi film misteri horor Searchlight “Antlers” dan drama Sony Classics “Charm City Kings.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here