Optimisme Atas Ekonomi AS, Dolar Terus Menguat

82
Pict © www.wibw.com
Banner Top Article

Dolar menguat terhadap mata uang mayoritas di sesi Jumat, ditopang oleh data Produk domestik bruto AS yang memperkuat optimisme terhadap ekonomi AS bahkan mendukung Federal Reserve untuk kenaikan suku bunga yang stabil selama tahun depan.

PDB AS tumbuh 4,2 persen di kuartal kedua, laju pertumbuhan tercepatnya dalam empat tahun belakangan ini, data pemerintah yg dirilis pada hari Kamis. Laporan lain menunjukkan pesanan barang tahan lama naik 4,5 persen di Agustus, rebound dari penurunan 1,2 persen yang direvisi bulan sebelumnya.

Penurunan yield obligasi AS yang melambat karena optimis data juga menopang dolar. Yield turun tajam menyusul langkah the Fed yang memperketat kebijakan moneter pada hari Rabu dan bertahan dengan sikapnya untuk menaikkan suku bunga dengan stabil.

Trump, Abe Sepakati Pembicaraan Dagang

Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sepakat untuk memulai pembicaraan perdagangan dalam pengaturan yang sejauh ini untuk melindungi produsen mobil Jepang dari tarif impor, yang dianggap sebagai ancaman utama terhadap ekonomi Jepang yang bergantung pada ekspor.

Terhadap yen, dolar diperdagangkan di level 113,395 setelah di sesi kemarin naik sekitar 0,6 persen ke 113,47, level tertinggi sejak Desember 2017.

Sementara itu, euro melemah terhadap dolar di level $1,1636, setelah kemarin merosot hampir 0,9 persen. Penurunan euro imbas dari kekhawatiran seputar penanganan anggaran Italia yang dililit utang.

Sepanjang pekan ini, euro telah anjlok lebih dari 0,9 persen, setelah mundur dari level tertinggi 3 setengah bulan di level $1,1815 pada hari Senin penyusul pernyataan ketua Bank Sentral Eropa Mario Draghi yang mengatakan dia melihat kenaikan kuat dalam inflasi zona euro.

Pound bergerak tipis terhadap dolar AS di level $1,3074 setelah kemarin turun 0,7 persen.

Franc Swiss dekati level terendah satu bulan terhadap dolar di level 0,9782, memperpanjang penurunan lebih dari 1 persen di sesi kemarin.

Sementara dolar Australia stabil di terhadap dolar AS di level $ 0,7205 setelah turun 0,7 persen pada hari Kamis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here