Outlook Ekonomi Tak Menentu, Bursa Asia Tergelincir

114
Outlook Ekonomi Tak Menentu, Bursa Asia Tergelincir
Banner Top Article

Bursa Asia diperdagangkan bervariasi jelang akhir pekan menyusul kecemasan investor terhadap hasil KTT G-20 yang akan diselenggarakan bulan November ini.

Secara umum, bursa Jepang, Hong Kong melemah sementara sisanya seperti Korsel, China dan Australia terkoreksi tipis. Sebaliknya, bursa AS diperdagangkan menguat tadi malam ditopang saham-saham sektor perdagangan, industri dan teknologi. 

Dari pasar mata uang, pound sterling diperdagangkan flat setelah peristiwa pengunduran diri beberapa menteri kabinet yang kembali memicu kecemasan terhadap rencana Brexit. 

Pasar saham cenderung melemah untuk beberapa waktu ke depan karena perekonomian China melambat dan tidak menentunya prospek pendapatan perusahaan ditambah dampak dari kebijakan pengetatan AS. Selain itu ketegangan politik di Eropa yang berasal dari Inggris dan Italia turut mempengaruhi mood investor.

Sementara itu mata uang negara-negara emerging menguat, yen menguat menjadi 113,49 per dolar, yuan stabil di 6,9239 per dolar. Euro menguat 0,1% dan pound tergelincir dan berada pada posisi $1,2786.

Dari pasar komoditas dilaporkan minyak West Texas menguat menjadi $56,52 per barrel, emas naik menjadi $1.216,14 per ounce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here