Eksposisi, Jakarta, 23 Juli 2020 – Karya infografis mahasiswa Jurusan Pariwisata, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Lintang Anindyasari (20 tahun), yang memberikan panduan aktivitas perdagangan pada masa normal baru, yang tetap berpegang pada protokol kesehatan – memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak – meraih pemenang pertama Lomba Infografis Tingkat Nasional 2020. Mengungguli 120 peserta lain dari kalangan SMA/sederajat, perguruan tinggi hingga umum dari13 provinsi (Jakarta hingga Papua).

Panduan Perdagangan Karya Mahasiswa UGM Menang Lomba Infografis Covid-19 1

Lomba dengan tema “Bersatu Lawan Virus Korona”, ini digelar oleh Universitas Trilogi bersama delapan yayasan, antara lain: Yayasan Dana Sejahtera Mandiri, Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila, Yayasan Dharma Bhakti Sosial, Yayasan Dana Gotong Royong Siti Hartinah Soeharto, Yayasan Dharmais, Yayasan Trikora, Yayasan Supersemar, dan Yayasan Harapan Kita. Didukung oleh Kementerian Kesehatan R.I. Bertujuan mengajak generasi muda Indonesia untuk peduli, dan menaati protokol kesehatan, baik ranah privat (rumah) maupun publik.

Dalam catatan Tim Juri, dalam rentang waktu lomba selama tiga bulan(Mei- Juli) itu, percepatan perkembangan Covid-19, dan penanganannya oleh pemerintah maupun masyarakat, serta data penderita positif, sembuh dan meninggal, berlangsung sangat dinamis. Termasuk kebijakan PSBB, New Normal, dan AKB. Sehingga saat dinilai oleh juri (lewat daring, 21 Juli 2020) ada karya yang infonya “basi”, tapi ada yang tetap “segar”, eye-catching, mudah panduannya bias dilaksanakan. “Semuanya tergantung dari kecerdikan peserta dalam memilih sudut pandang dan strategi komunikasi dan visualnya,”  ujar Tim Juri yang terdiri dari                                     drg. Widyawati, Karo Komunikasi & Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan, Yusuf Susilo Hartono, Wartawan Senior/ Perupa, dan Muhammad Iqbal, Kaprodi Desain Komunikasi Visual (DKF) UniversitasTrilogi.

Karya – karya peserta dalam bentuk imej digital, dinilai dariaspek ide, kekuatan teks (tulis), tata visual/artistic (di dalamnya terdapat pilihan medium, penguasaan teknik, penggarapan artistik, dll). Berkaitan dengan teks, Tim Juri mendapati beberapa karya yang kurang taat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Dalam arti, judulnya bahasa Inggris, isinya berbahasa Indonesia. Atau sebaliknya judulnya saja berbahasa Indonesia, keseluruhan isinya berbahasa Inggris.

Selain Lintang Anindyasari lomba ini dimenangi oleh Auryn Vasthie Octarizka – Universitas Trilogi (pemenang II), Hata F Dillah Syahfar – SMK  TI Global Bali, pemenang III. Sedangkan Pemenang Harapan I-III, yakni Firmansyah-SMKN 13 Jakarta, Ulfiyah Afnian Sari – ITS Surabaya, Khaerul Zaman (SMA Negeri I Losari Cirebon).

Adapun Lomba Menggambar Tingkat Nasional untuk SD Kelas 4-6, dengan tema “Dirumah Saja Lawan Virus Korona“ dimenangi Aira Ummairah Ardhita, umur 10, Kelas 5 SD YP Indra 1 Palembang, Sumatera Selatan.

Lomba diikuti 200 peserta, dari 19 provinsi, terdiri dari Kepualauan Riau hingga NTT. Dengan Tim Juri: Kak Jarwo (pelukis), Kak Natshir (illustrator buku anak) dan Agung Cahya Karyadi (dosen).

Menurut Dr. Arissetyanto Nugroho, Panitia Pelaksana Kegiatan masing-masing pemenang mendapatkan hadiah uang, plakat, dan piagam, yang akan dikirim ke rumah masing – masing. Dan diumumkan diinstagram resmi @trilogi_univ dan @mekar_pribadi. 

Kegiatan ini adalah rangkaian dari Program Mengenang H.M. Soeharto, Bapak Pembangunan Indonesia 2020 “Membangun Manusia Indonesia Seutuhnya” mewadahi kreatifitas anak muda dalam kondisi pandemic ini. Barangkali malah ada yang diberdayakan untuk membantu pemerintah mengedukasi masyarakat dalam upaya Bersatu Lawan Virus Corona. (Istimewa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here