pic by marketwatch

Eksposisi – Bursa saham AS diperdagangkan melemah capai hari ketiga dipicu oleh kecemasan pasar akan gelombang baru virus Corona, menyusul kebijakan beberapa negara yang akan melonggarkan status lockdown dan membuka kembali aktivitas ekonomi.

Beberapa negara yang akan mulai beroperasi diantaranya China, Italia dan Hong Kong. Namun beberapa pelaku pasar cukup skeptis akan situasi terkini karena perekonomian membutuhkan waktu untuk melakukan penyesuaian setelah lama tidak aktif. Dalam jangka pendek, pasar cenderung rapuh karena investor masih menunggu dan mengukur apa yang akan terjadi selanjutnya.

Saham sektor industri, keuangan dan real estate membukukan penurunan yang cukup besar diantara jajaran saham S&P 500. Tiga saham perusahaan penerbangan AS juga melemah setelah lembaga investasi Berkshire Hathaway Inc. menjual saham 4 maskapai teratas di negara tersebut.

Sementara di Eropa saham-saham yang tergabung di Stoxx Europe 600 juga melemah, dimana 19 sektor industri masuk zona merah.

Selain cemas akan kembali munculnya virus Corona, pasar juga mengantisipasi buruknya data-data ekonomi yang akan rilis setelah beberapa negara memutuskan untuk memperlonggar lockdown.

Bursa Asia pun mengalami pelemahan setelah menjalani libur panjang. Bursa China dan Jepang masih tutup karena libur.

Dari pasar mata uang, dolar diperdagangkan masih menguat terhadap mata uang major sementara yuan masih terperangkap pada level Jumat kemarin. Kontrak berjangkan minyak West Texas kembali tergelincir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here