Perang Dagang dan Lira Masih Jadi Tajuk Utama Pasar Keuangan

82
Tajuk Utama Pasar Keuangan
Banner Top Article

Menjelang rapat bankir bank sentral dunia, bursa saham Asia bergerak menguat karena pasar berharap ada perkembangan positif ketika masuk ke pembahasan perang dagang. Dan ini menjadi tajuk utama pasar keuangan.

Sementara itu, baik dolar dan yuan masih dalam kondisi stabil setelah muncul sinyal pemerintah China akan melakukan intervensi terhadap yuan jelang negosiasi dagang antara China dengan AS. Yuan terakhir berada di posisi 6,8512 per usd, mencoba menggoda level psikologis 7,000.

Dari Amerika dilaporkan, krisis yang terjadi di pasar akhir-akhir ini tidak akan menyurutkan langkah the Fed dalam menyelesaikan rencana-rencananya. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada rapat berikutnya.

Dari bursa saham, indeks Jepang berjatuhan sementara indeks Hong Kong menguat. Nikkei diperdagangkan jatuh 0,3%.

Setelah sebelumnya menetapkan tarif kenaikan pertama, pemerintah AS akan menyelenggarakan dengar-pendapat di parlemen untuk rencana kenaikan pajak berikunya atas enam barang ekspor China yang jumlahnya mencapai $200 miliar. Ada beberapa laporan bahwa perundingan antara China dengan AS akan berlangsung dibulan ini jelang pemberlakukan tarif yang sudah ditetapkan sebelumnya, senilai $16 miliar.

Lira berhasil meredam tekanan dan bertahan dikisaran 6.000 per dolar Senin ini. Bank Sentral Qatar dan Turki sepakat melakukan “currency swap” untuk meningkatkan likuiditas dan mendukung stabilitas keuangan.

Sentimen terhadap Turki semakin stabil tapi kerentanan masih kuat, faktor fundamental memainkan peranan penting.

Dari Eropa dilaporkan, euro berada pada posisi 1,1431 sementara dolar flat pada 110,47 yen. Dari pasar komoditas, emas flat pada 1.184. Penguatan dolar juga memberi tekanan terhadap harga minyak dimana kontrak Brent turun 71,63 per barrel, sementara minyak AS turun 11 sen menjadi 65,80.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here