Perang dagang kembali memanas, China akan balas AS

78
Perang dagang kembali memanas, China akan balas AS
Banner Top Article

Bursa Asia kembali dalam tekanan setelah muncul kabar Amerika akan melanjutkan pengenaan tarif tambahan bagi barang-barang China.

Volume perdagangan cenderung tipis karena pasar Jepang tutup. Sementara bursa Hong Kong dan China melemah. Indeks acuan MSCI Asia Pacific minus Jepang diperdagangkan melemah 1%. Saham-saham unggulan Shanghai tergelincir 0,8%, Hang Seng turun 0,9%.

Menurut beberapa sumber, Presiden Trump akan mengumumkan kenaikan tarif baru hari ini waktu AS namun kenaikannya hanya pada kisaran 10% dibandingkan pernyataan awal sebesar 25%, perang dagang memasuki babak baru.

Jika kebijakan ini jadi dilakukan, maka China akan mundur dari agenda perundingan dagang bersama AS bulan ini. Selain itu beredar kabar, China akan memberlakukan pembatasan ekspor untuk suku cadang dan suplai yang dibutuhkan oleh usaha AS dan nantinya mengancam jaringan pasokan domestik.

Isu perang dagang ini juga mempengaruhi pasar valas, dimana indeks dolar berada pada posisi 94,940. Euro diperdagangkan pada $1,1628, sementara yen berada pada 111,98 terhadap dolar.

Dari pasar komoditas, emas tertahan dilevel $1.194,70 per ounce. Harga minyak mentah kembali turun dimana minyak Brent surut 4 sen menjadi $78,06 per barrel. Minyak mentah AS turun menjadi $68,91.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here