Pernyataan PM Li lemahkan dolar

64
Pernyataan PM Li lemahkan dolar
AFP Photo
Banner Top Article

Mata uang dolar diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam 2,5 bulan terakhir sementara yen melemah akibat menurunnya permintaan akan aset-aset safe haven. Hal ini terjadi karena pasar berfikir bahwa konflik perdagangan Sino-AS tidak akan mengguncang pasar global.

Indeks dolar saat ini berada pada posisi 93,908 setelah tadi malam sentuh 93,829. Tampaknya terjadi perubahan posisi pelaku pasar dimana mereka sekarang cenderung mengejar posisi beresiko.

Pemicunya adalah janji Perdana Menteri Li Keqiang bahwa Beijing tidak akan terlibat dalam persaingan devaluasi mata uang, memicu optimisme pasar yang sempat rusak akibat kisruh perang dagang.

Efek dari perubahan “mood” pasar ini adalah menguatnya euro. Mata uang tunggal ini diperdagangkan menguat pada posisi $1,1783.

Membaiknya lira Turki dan rand Afrika juga turut membantu perbaikan posisi indeks MSCI yang pada kamis kemarin tembus ke level puncaknya dalam tiga minggu terakhir.

Sentimen positif dari China juga turut melambungkan aussie yang saat ini berada pada posisi $0,7297. Terhadap yen, dolar menguat 0,25% pada 112,745 yen. Yuan China diperdagangkan menguat pada 6,8420 per dolar. Poundsterling bergerak dekati level puncaknya dalam dua bulan terakhir pada $1,3295 berkat baiknya data penjualan ritel Inggris.

Menguatnya pound meningkatkan optimisme ada kemajuan dalam kesepakatan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here