Prospek Ekonomi Asia Tak Begitu Bagus, Jepang Terancam Stagnan

15
Prospek ekonomi Asia tak begitu bagus, Jepang terancam stagnan
Banner Top Article

EKSPOSISI – Prospek pertumbuhan ekonomi Asia cenderung suram akibat aktivitas pabrik dan order barang-barang ekspor melemah dihampir semua wilayah sepanjang November.

Kondisi ini belum akan membaik dalam waktu dekat karena ada faktor perang dagang yang secara langsung mempengaruhi aktivitas ekonomi.

Sentimen korporat juga anjlok dan ini ditunjukkan oleh negara-negara seperti Indonesia, Korsel, Taiwan dan lain-lain seperti dilaporkan Reuters.

Aktivitas pabrikan Korsel di November kembali melemah setelah dua bulan sebelumnya tumbuh karena ekspor baru menciut tajam dalam lima tahun terakhir.

Meski aktivitas pabrikan China naik terbatas, order barang-barang ekspor menunjukkan tren pelemahan. Ini adalah pertanda melemahnya permintaan global.

Jepang yang merupakan salah satu penggerak perekonomian Asia juga tak luput setelah belanja modal korporat menunjukkan perlambatan.

Survei menunjukkan aktivitas manufaktur Jepang tumbuh di November namun lambat memicu kecemasan pertumbuhan ekonomi akan stagnan di kwartal keempat.

Perekonomian Jepang menciut 1,2 persen (tahunan) di periode Juli-September akibat bencana alam dan melambatnya permintaan global yang menghantam produksi dan ekspor.

Meski begitu perekonomian Jepang diperkirakan akan rebound dikwartal terakhir ini tapi peluangnya cukup tipis karena dampak dari gesekan perang dagang semakin melebar.

Ada sedikit kabar baik dari pertemuan G20 dimana AS dan China sepakat untuk berdamai untuk sementara waktu dalam konflik dagang sehingga berhasil mengangkat bursa Asia pada Senin ini.

Analis cenderung skeptis dengan kabar ini karena tenggat yang berjarak 90 hari dinilai tidak memberi jaminan akan ada solusi yang menyenangkan semua pihak. Oleh karena itu, jangan heran jika isu perang dagang akan memanas kembali setelah masa tenggat berlalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here