Eksposisi.com, Jakarta – Usia 20 bagi seseorang tentu cukup waktu untuk bersikap dewasa dalam melakoni kehidupan. Begitu juga, usia 20 bagi grup musik T-Five cukup waktu dalam bermain musik lebih matang ditunjukan para personelnya yang tampak solid.

Untuk merayakan 20 berkarya, grup musik beraliran Pop dengan sentuhan R&B serta Hip-hop itu menggelar konser bertajuk ‘Intimate With T-Five 20th Anniversary’ di Hardrock Cafe, Jakarta.

Dalam konsernya, T-Five yang saat ini beranggotakan Gordon Abraham, Paul Arnold Latumahina, Yerry Meirian Kadam, Christian Marcus Nino, Tabris Muhajier Effendy, dan Hans Boyke Marsianno (Bheben) itu mengajak beberapa musisi lain untuk tampil bersama, yakni Trio Macan, Iwa K, dan M.E Voices.

spesial

“T-Five tahun ini tepat berusia 20 tahun,” kata Gordon Abraham, salah satu personel T-Five, dalam jumpa pers sebelum konser di Hardrock Cafe, kawasan Sudirman, Jakarta, pada Kamis (5/12/2019).

Gordon membeberkan perjalanan grup musik T-Five yang dimulai tahun 1999. “Start kami mulai sebagai band yang banyak tampil di pensi dan kafe, terus kita dapat rekaman di tahun 2000. Band baru umur setahun sudah dapat rekaman, “ bebernya

Konser ini jadi ajang ajang nostalgia T-Five dengan para penggemarnya. Sebab pendengar setia merupakan saksi naik turun karier grup musik tersebut. “Banyak yang tanya rahasia kami bisa bertahan, selain karena penggemar, ya kami jalani aja sesuai passion dan visi. Perbedaan pendapat pasti ada, cuma abis konflik bisa jadi pelajaran,” terang Gordon Abraham.

T-Five tidak tampil sendiri dalam konser ulang tahun ini. Mereka sengaja mengajak Trio Macan, grup musik ME, dan rapper Iwa K. “Bagi kita semua genre musik itu bagus. Apapun bisa kita kolaborasikan dengan sesuatu hal yang apik,” terang Gordon.

“Kami ingin menyuguhkan sesuatu yang spesial, termasuk kolaborasi kejutan, “ imbuh Gordon.

kolaborasi

Sebelumnya, T-Five juga telah mengeluarkan lagu kolaborasi dengan Trio Macan yang diberi judul “Hooha”. Penampilan bersama T-Five dan Trio Macan pada konser tersebut akan menjadi yang pertama kalinya.

Selain konser, T-Five juga mengenalkan lagu baru berjudul “Lagu Sedih” sebagai penanda kembalinya mereka di industri musik Tanah Air. Meski terkesan sebagai lagu mengharukan, singel itu sebenarnya merupakan lagu gombal. “Kalau mau diceritakan, dibaca liriknya sih sebenarnya gombal, cari perhatian,” paparnya

“Mengkhawatirkan mantan pacar sendiri. Seolah-olah kita masih care, belum move on,” timpal Hans Boyke.

Rayakan 20 tahun Berkarya, T-Five Gelar Konser di Hardrock Cafe, Jakarta 1

optimis

Adapun, produser musik Agi Sugianto, dari ProAktif, label yang menaungi T-Five, menyampaikan maksud dan tujuan digelarnya konser tersebut. “Kami ingin memberikan persembahan spesial untuk pendengar T-Five, sekaligus jadi bukti bahwa T-Five terus eksis di blantika musik Indonesia,” kata Agi.

Agi optimis T-Five akan tetap diterima tak hanya di kalangan T-Fiver, penggemar T-Five. “Tapi juga diterima masyarakat,” ucapnya mantap.

Harapan Agi, T Five terus eksis dan tetap terus mempertahankan jati dirinya, tidak goyah dengan genre musik lainnya. “Juga T-Five tetap akomodatif dengan melihat penggemar-penggemarnya yang ada selama ini, “ pungkas Agi.

Rayakan 20 tahun Berkarya, T-Five Gelar Konser di Hardrock Cafe, Jakarta 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here