Tahun Depan Kenaikan Suku Bunga Lebih Sedikit, Dolar AS Jatuh

89
Dolar AS menguat atas sejumlah mata uang asing lainnya.
Banner Top Article

EKSPOSISI – Pada perdagangan mata uang hari Kamis (20/12), Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu bulan terakhir setelah Federal Reserve mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang lebih sedikit selama dua tahun ke depan dan menyatakan kehati-hatiannya tentang prospek ekonomi AS.

Para investor juga menyatakan keprihatinan mereka bahwa para pembuat kebijakan bank sentral AS mungkin menaikkan suku bunga justru di saat ekonomi AS sedang menghadapi perlambatan. Indeks dolar AS turun 0,75 % ke 96,31, setelah sebelumnya jatuh ke 96,25. Penurunan kemarin tercatat sebagai persentase penurunan terbesar indeks tersebut dalam enam minggu terakhir.

Euro berakhir naik 0,82 % di $1,1469, melanjutkan penguatan tipis pada akhir sesi Rabu di tengah berita bahwa Italia telah mencapai kesepakatan dengan Komisi Eropa atas anggaran tahun 2019 yang sekian lama dipermasalahkan dan didukung pula oleh beberapa data perdagangan yang solid di minggu ini.

EURUSD sempat melompat ke 1.1486 pada hari Kamis sebelum ditutup positif di 1.1469, lebih tinggi 0,82% dari penutupan sesi Rabu. Terlihat pada grafik 4-jam posisi pair ini berada di atas zona support kuat 1.1425-20. Support terdekat lainnya di 1.1410.

EURUSD masih berpotensi naik selama kedua zona support itu bertahan, target pertama adalah level tertinggi kemarin di 1.1486 dan selanjutnya di 1.1500 dan 1.1515.

Poundsterling sempat naik ke 1.2707 sebelum ditutup positif di 1.2670, lebih tinggi 0,46% dari penutupan sesi Rabu. Secara teknis, posisi GBPUSD ini berada di atas zona support berupa uptrend line di 1.2645. Support terdekat lainnya di 1.2652 dan 1.2608. GBPUSD masih berpotensi naik selama zona support 1.2652/45, target pertama adalah level tertinggi kemarin di 1.2707 dan selanjutnya di 1.2717 dan 1.2742.

Aussie dalam perdasgangan AUDUSD sempat menguat kembali dengan mengarah ke 0.7147 sebelum ditutup positif di 0.7109, lebih tinggi hanya 0,04% dari penutupan sesi Rabu. Secara teknis, pada posisi grafik 4-jam posisi AUDUSD berada di atas zona support 0.7085 dan masih dibayangi tekanan jual.

Support terdekat lainnya di 0.7060 dan 0.7040. Jika support pertama ditembus maka support-support selanjutnya dapat dikejar hari ini, sebaliknya apabila support pertama tetap bertahan maka AUDUSD masih berpeluang untuk ikut bertahan dan bergerak naik ke resistance pertama di 0.7147. Resistance terdekat pagi ini terlihat di area 0.7125/30.

Yen meningkat tajam terhadap dolar AS, yang jatuh 1,18 % ke ¥111,13. Dimana keputusan Bank of Japan untuk mempertahankan tingkat suku bunganya sudah diperhitungkan. USDJPY sempat turun tajam ke 110.79 pada hari Kamis sebelum ditutup negatif di 111.13, lebih rendah 1,18% dari penutupan sesi Rabu.

Secara teknis, posisi USDJPY berada cukup jauh di bawah zona resistance kuat 111.80. Resistance terdekat lainnya terlihat di 111.40. USDJPY masih berpotensi turun selama kedua zona resistance itu bertahan, target pertama di 110.79 dan di 110.60 dan 110.36. (LH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here