The Equalizer 2, Lebih Dramatis

157
The Equalizer 2 merupakan film sekuel pertama bagi Denzel Washington. (Lukman Hqeem/Ist.)
The Equalizer 2 merupakan film sekuel pertama bagi Denzel Washington. (Lukman Hqeem/Ist.)
Banner Top Article

Kembali aktor gaek, Denzel Washington tampil dengan cirikhasnya dalam film The Equalizer 2, yang merupakan film sekual pertama sepanjang karirnya.

The Equalizer 2 menceritakan kembali sepak terjang Robert McCall (Denzel Washington), mantan anggota badan intelejen Amerika Serikat yang selalu gerah dengan kejahatan kepada orang lemah. Sebagai “Equalizer”, McCall akan berjuang menuntut keadilan lewat jalannya. Kali ini, dia akan menuntut keadilan bagi seseorang yang dia sayangi.

Lebih Dramatis

Sekuel dari The Equalizer ini, menampilkan aksi laga dengan bumbu drama yang berbaur dalam cerita yang kuat. Perpindahan satu babak ke babak lain, sedikit memaksa kita untuk menduga-duga benang merah antar cerita tersebut. Skenario yang ditulis oleh Richard Wenk ini boleh dikatakan cukup berhasil. Ramuan ini akan membuat penonton tidak jemu dengan dialog panjang dalam segmen dramanya.

Dalam sekuel kali ini, sejumlah rahasia McCalll akan terkuak bagi penonton. Latar belakang pendidikan dia, kemampuan dan ketrampilan dia, hingga masa lalu rumah tangganya bahkan hubungannya dengan Susan Plummer. McCall masih harus berjuang dengan bayang-bayang masa lalunya, khususnya tragedi kematian istrinya. Jalan cerita yang menarik, membawa dia kembali ke kampung halamannya. Bak pepatah bilang, bahwa jalan menuju pulang akan lebih susah dibandingkan pergi keluar. Terkadang, untuk menemukan tempat yang nyaman harus menembus badai dahulu.

Disutradarai oleh Antoine Fuqua, yang sebelumnya bekerja sama dengan Denzel Washingtonn dalam film pertama, juga film Training DayThe Magnificent Seven. Film ini sebetulnya diadaptasi dari serila tv karya Richard Lindheim dan Michael Sloan, nama terakhir ini juga duduk sebagai produser dalam produksi layar lebarnya. Denzel Washington juga tercatat sebagai salah satu produser bersama dengan delapan nama lain dan dua eksekutif produser, Molly Allen dan David J. Bloomfield.

Fuqua cukup yakin bahwa penonton bisa menikmati film ini. Ide film ini bersumber dari keyakinan masyarakat bahwa dalam kehidupan sehari-hari, akan ada malaikat penyelamat atas permasalahan kita. Tangan Tuhan bekerja dengan cara tak kasat mata dan tak terduga asalnyya. Pun demikian eksitensi karakter Robert McCall.  McCall menjadi malaikat dalam kegelapan orang-orang yang menuntut keadilan. Malaikat yang hadir bagi orang-orang yang membutuhkan, tegas Antoine Fuqua.  Robert McCall menjadi harapan itu, bagi orang-orang yang tidak kenal dirinya. Namun ketika kejahatan terjadi menimpa seseorang yang dekat dengannya, McCall terpanggil untuk melakukan aksi balasan. Bukan hanya bagi korban, namun juga bagi dirinya sendiri.

Equalizer 2, Sekuel Pertama Denzel Washington

Bagi Denzel Washington sendiri film Equalizer 2 ini menjadi film sekuel pertama dia sepanjang berkarir selama 40 tahun dalam industri perfilman di Hollywood. Sebagaimana diungkapkan oleh dia bahwa selama ini dia tidak pernah melakukan “sesuatu” untuk kedua kalinya. Karena dia yakin bahwa pengalaman pertama itu sesuatu yang menarik. Kali ini, pengalaman menariknya, justru membuat film berkelanjutan. Ternyata, menurut dia tidak kalah menariknya.

Hal menarik bagi dia adalah pengembangan karakter Robert McCall itu sendiri, juga hubungannya dengan karakter lainn seperti Susan yang diperankan oleh Melissa Leo, dan hubungan dengan tetangga termasuk dengan anak kulit hitam, Miles, yang diperankan secara meyakinkan oleh Ashton Sanders.  Bagi karakter McCall, fim ini akan menjadi sebuah perjalanan personal sehingga penonton bisa melihat apa yang terjadi dalam kehidupan masa lalu McCall. Termasuk alasan dia menutup identitasnya. Mengingat pengetahuan akan identitas dan masa lalu dia, justru akan membahayakan orang itu sendiri,

Karakter Robert McCall juga menarik secara khusus bagi aktor peraih dua Oscar ini. Sebagai sosok yang tampil tidak menyolok dimasyarakat, layaknya warga biasa. Bila sebelumnya, dia hanya penjual perkakas rumah, kali ini profesi dia adalah pengemudi taksi online. Malaikat ini bertarung memperjuangkan keadilan bagi orang-orang yang tidak dikenalnya. Dalam Equalizer 2, pertarungan justru lebih banyak dilakukan karena bersinggungan dengan pribadinya.

Selain Denzel Washington, Pedro Pascal dan Ashton Sanders menjadi lawan main dalam film ini. Juga penampilan aktor dan aktriks gaek lainnya, Bill Pulman (Independence Day) sebagai suami Susan Plummer.

Dengan kategori film “R”, penonton harus bijak dengan sejumlah adegan yang brutal, sadis dan aksi kekerasan lainnya.

Film ini sendiri telah tayang di AS sejak pertengahan Juli lalu. Bagi penonton di Indonesia, The Equalizer 2 akan menjadi pilihan film menarik dipertengahan Agustus ini. Joss Gandoos (Lukman Hqeem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here