Eksposisi – Otoritas keuangan Amerika Serikat atau the Fed memangkas suku bunga pada Rabu kemarin demi menjaga pertumbuhan ekonomi AS meski beberapa negara mengalami perlambatan ekonomi.

The Fed juga memberi sinyal tidak akan ada pemangkasan lanjutan kecuali ekonomi memburuk.

Setelah memangkas suku bunga seperempat persentase poin, ketua the Fed Jerome Powell, dalam konferense pers menyatakan keyakinannya bahwa kebijakan moneter the Fed sudah tepat.

“Kami mengambil langkah untuk menjaga ekonomi tetap kuat kala menghadapi perkembangan ekonomi dunia dan memberi jaminan terhadap resiko-resiko yang bermunculan, kami melihat kebijakan moneter the Fed saat ini masih sesuai selama kondisi ekonomi selaras dengan perkiraan kami” tambah Powell.

Dan tentu saja untuk kesekian kalinya kebijakan the Fed membuat Donald Trump tak puas. Sang presiden menginginkan the Fed bertindak agresif untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang mengalami penurunan menjadi hanya 1,9% pertahun dikwartal ketiga. Jauh dibawah janji, tumbuh sebesar 3%.

Beberapa pertimbangan yang membuat the Fed mengambil kebijakan tersebut adalah baiknya belanja konsumen, menguatnya penjualan rumah dan harga aset yang cukup sehat meski belum mencapai tingkat memuaskan. Sektor manufaktur tersendat karena pengaruh perlambatan ekonomi global. Banyak bisnis menunda investasinya karena isu perang dagang.

Sementara itu, Powell juga mengatakan bahwa perundingan dagang antara AS-China sepertinya akan mencapai kata sepakat dan Inggris agaknya belum akan keluar dari Uni Eropa.

Prospek ekonomi AS menurut the Fed adalah moderat ditopang kuatnya pasar ketenagakerjaan dan inflasi kembali naik ke sasaran tahunan the Fed sebesar 2%. The Fed juga akan mengawasi dampak dari informasi prospek ekonomi terkini termasuk menilai langkah terbaik apa yang perlu diambil untuk target suku bunga.

Ada dua ketua the Fed yang menolak keputusan ini, konsisten dengan 3 pemangkasan sebelumnya.

Pasar sendiri sudah memperkirakan keputusan ini namun tampaknya harapan akan pemangkasan berikutnya dalam dua bulan ke depan mulai sirna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here