The Fed tunda kenaikan suku bunga

345
Dolar stabil, the Fed berpotensi naikkan suku bunga
Banner Top Article

Setelah merampungkan rapat kebijakan selama dua hari, pasar memperkirakan otoritas keuangan AS atau dikenal dengan the Fed cenderung menunda kenaikan suku bunga.

Keyakinan pasar tersebut tergambar dari sikap petinggi the Fed yang belum dapat menyimpulkan tentang apa yang terjadi pada perekonomian karena belum ada data yang rilis.

Meski enam minggu yang lalu, the Fed begitu percaya diri akan kembali menaikkan suku bunga, karena beranggapan perekonomian nasional cukup kuat, namun tak lama data menunjukkan kepercayaan konsumen menurun, harga eceran terpuruk pasar keuangan bergejolak dan penjualan rumah turun.

Sementara faktor eksternal turut memperkeruh suasana diantaranya rencana pemerintah China yang akan meningkatkan pinjaman untuk mendongkrak perekonomian, dipangkasnya perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia oleh IMF dan memberi peringatan bahwa perdagangan global terjun bebas karena negara-negara besar mengeluhkan tarif yang mahal.

Akibat penutupan operasi beberapa instansi, perilisan data ekonomi, penjualan ritel dan produk domestic bruto menjadi tertunda, dan ini menyulitkan the Fed dalam memberikan penilaian.

The Fed baru akan merilis notulen rapatnya nanti malam waktu setempat dan mayoritas pelaku pasar suku bunga tidak berubah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here