Eksposisi – Komisi Pengembangan dan Reformasi Nasional atau dikenal dengan NDRC Republik Tiongkok mengungkapkan rencana pelarangan penambangan bitcoin. Ini merupakan tindak lanjut setelah tekanan pemerintah terhadap sektor mata uang kripto menguat.

Dalam pernyataannya pada Senin lalu, seperti dikutip dari reuters, NDRC tengah mengumpulkan opini masyarakat tentang daftar industri yang perlu didorong, dibatasi atau dihapuskan. Daftar tersebut menambahkan penambangan mata uang kripto, termasuk bitcoin dan mencakup 450 aktivitas lebih lainnya yang perlu dihapus secara bertahap karena tidak mematuhi hukum dan perundangan setempat dan dianggap tidak aman, mubazir atau mencemari lingkungan.

Namun, lembaga tersebut tidak merinci sebuah target atau rencana bagaimana menghapus penambangan bitcoin yang berarti akan ditiadakan secepatnya menurut dokumen yang dirilis. Masyarakat diberi waktu sampai 7 Mei untuk mengomentari daftar tersebut.

Pernyataan dari NDRC tentu saja akan berdampak secara langsung kepada pergerakan mata uang kripto khususnya bitcoin, terlebih ada pernyataan tegas dari pemerintah bahwa daftar NDRC mencerminkan kebijakan industri China terhadap mata uang kripto.

Tiongkok sudah mengawasi industri kripto secara ketat sejak 2017, dimana kala itu pemerintah melarang aktivitas ICO (penawaran perdana koin) dan menutup bursa perdagangan mata uang kripto. Tiongkok juga membatasi penambangan mata uang kripto yang berdampak kepada beralihnya operasi mereka keluar Tiongkok.

Tiongkok sendiri merupakan salah satu basis penambangan bitcoin terbesar di dunia. Tahun lalu saja, setidaknya tiga perusahaan lokal berhasil mengumpulkan miliaran dolar melalui ICO di Hong Kong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here