Eksposisi – Isu perang dagang seolah tak ada habisnya dan pasar dipermainkan layaknya bola ping pong yang bergerak kesana dan kemari.

Satu bulan yang lalu, pejabat dari Amerika Serikat dan China mengungkapkan optimisme bahwa perselisihan dagang antara kedua negara akan rampung dalam waktu dekat dan akan ada pertemuan lanjutan untuk tidak lanjut. Namun kali ini Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membuat ulah setelah menyatakan bahwa kesepakatan dagang dengan China belum akan terjadi sampai berakhirnya pilpres AS 2020.

Akibatnya tentu saja nilai tukar yuan di pasaran internasional ambrug mendekati level terendahnya diikuti dolar AS.

Dari pasar mata uang, yen dilaporkan pada level 108,54 terhadap dolar, mendekati level terkuatnya sementara swiss franc diperdagangkan menguat pada 0,9875. Yuan diperdagangan mendekati level terlemahnya pada 7,0691 terhadap dolar.

Mata uang poundsterling diperdagangkan menguat menjadi 1,3014 terhadap dolar.

Pernyataan Trump tersebut memberi pesan bahwa tidak ada tenggat yang pasti kapan permasalahan ini akan selesai sehingga sentimen pasar global melemah dan menyeret pasar keuangan. Selain itu, prospek ekonomi global semakin tak menentu.

Oleh karena tidak adanya kesepakatan, maka diperkirakan rencana kenaikan tarif terhadap barang-barang ekspor China akan diberlakukan pada 15 Desember nanti.

Pada Selasa lalu, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross menyatakan bahwa perundingan tingkat staff masih berlangsung dengan pejabat China meski tidak ada rapat tingkat tinggi yang dijadwalkan.

Seolah tak ada hentinya mencari musuh, komentar Trump baru-baru ini juga membuat gaduh dengan menyerang Brazil dan Argentina dimana dia akan menerapkan tarif perdagangan kepada dua negara tersebut karena melakukan devaluasi besar-besaran terhadap mata uang masing-masing negara.

Trump juga melontarkan ancaman kepada Perancis yang akan menerapkan bea terhadap barang-barang ekspor mereka sampai dengan 100% mulai dari Sampanye sampai dengan tas tangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here