Ujaran Trump Bertuah, Bursa Saham AS Rontok

104
Wacana pemakzulan Trump, menggoyang bursa saham Amerika Serikat dalam perdagangan Kamis (23/08). (Lukman Hqeem/Ist.)
Wacana pemakzulan Trump, menggoyang bursa saham Amerika Serikat dalam perdagangan Kamis (23/08). (Lukman Hqeem/Ist.)
Banner Top Article

Bursa saham Amerika Serikat rontok pada perdagangan Kamis (23/08). Investor merasa khawatir dengan pernyataan Donald Trump, ancaman pemakzulan dirinya akan beresiko bagi Wall Street.

Sebagaimana diberitakan, Donald Trump pada Kamis pagi membuat pernyataan yang bernas mengenai isu pemakzulan. Ini sebagai buntut kasus hukum yang menyeret sejumlah pengacara Trump.

Mantan pengacara pibadi Trump, Michael Cohen, mengaku bersalah hari Selasa terhadap delapan tuduhan terkait penipuan pajak, sumbangan kampanye, membuat pernyataan palsu kepada lembaga keuangan, dan sumbangan korporasi yang tidak sah. Cohen juga mengaku membayar sejumlah uang kepada dua perempuan atas permintaan Trump. Di saat yang sama, mantan manajer kampanye Trump, Paul Manafort, dinyatakan bersalah dalam delapan tuduhan di kasus yang berbeda.

Masalah-masalah terkait orang dekatnya itu membuat pertanyaan mengenai apakah Trump akan tetap menjabat mengemuka. Dalam wawancara dengan Fox, Trump mengatakan “Jika saya di-impeach, saya kira pasar akan hancur. Saya rasa semua orang akan jadi sangat miskin.”

Selain sentiment tersebut, memanasnya Perang Dagang AS – Cina ikut membebani pasar. Indek Dow Jones turun 0,3% ke posisi 25.656,98, Indek S&P 500 melemah 0,2% ke 2.859,98, dan Indek Nasdaq terkoreksi 0,1% menjadi 7.878,46.

Sejumlah saham menjadi pemberat bursa saham, saham Caterpillar dan Boeing yang merupakan perusahaan perdagangan global yang besar turun masing-masing 2% dan 0,7%. Saham teknologi Alibaba dan Netflix juga anjlok masing-masing 3,2% dan 1,5%, CNBC International melaporkan.

Pengenaan tarif impor terhadap berbagai produk Cina senilai US$16 miliar (Rp 234 triliun) berlaku secara resmi hari Kamis. Cina langsung membalas dengan bea impor baru untuk produk AS dengan nilai US$16 miliar.

Kedua negara sebenarnya sedang melakukan perundingan perdagangan hari Rabu yang dilanjutkan ke hari Kamis. Namun, para pengamat tidak berharap banyak setelah ia mengatakan ia tidak yakin pembicaraan itu akan berhasil baik.

Pada perdagangan lainnya, bursa-bursa saham Eropa juga ditutup melemah oleh sentimen Perang Dagang AS. Indeks FTSE 100 London melemah 0,15% ke 7.563,22, indeks DAX Frankfurt terkoreksi 0,16% menjadi 12.365,58, sementara indeks CAC 40 Paris turun tipis 0,02% ke posisi 5.419,33. Indeks Eropa Stoxx 600 ditutup melemah 0,16%.

Sejumlah saham dari sektor teknologi menguat sejalan dengan momentum yang diberikan Wall Street. Sektor sumber daya alam dan otomotif berjatuhan menyusul ketegangan perdagangan global yang meninggi. (Lukman Hqeem)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here