Film yang bercerita tentang pembajakan kapal identik dengan drama dan aksi. Namun, bagaimana kalau genre drama komedi tentu menarik dan unik. Hal ini yang mengemuka dari film Kapal Goyang Kapten. Sebuah film produksi Mega Pilar Pictures dengan arahan sutradara Raymond Handaya ini mengangkat cerita tentang pembajakan kapal yang tak biasanya karena dengan genre drama komedi.

“Film ini unik karena biasanya film tentang pembajakan kapal identik dengan film drama aksi. Tapi, kali ini coba dibungkus dengan ramuan drama komedi, “ kata Raymond dalam Press Conference Film Kapal Goyang Kapten di Epicentrum XXI, Jakarta, Senin (26/8/2019).

Raymond memaparkan bahwa film ini memang berbeda dengan film pada umunya. “Karena  film ini coba memotret hal yang sering terjadi di masyarakat, seperti budaya gotong royong dan pentingnya kerja sama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Raymond menerangkan, proses produksi film ini sendiri memakan waktu 18 hari syuting. “Film ini sendiri mengambil lokasi di Provinsi Maluku, tepatnya di Pulau Ambon dan Kepulauan Tual, Maluku Utara. Alasan pemilihan untuk syuting karena di sana terdapat banyak pulau dan pantai yang indah, sehingga cocok dengan kebutuhan lokasi sesuai skenario film, “ bebernya.

Raymond menyampaikan bahwa film yang disutradarainya itu memperlihatkan bahwa masih banyak tempat-tempat indah yang ada di Indonesia. “Untuk proses syuting sendiri cukup menantang, karena pulau yang digunakan untuk syuting ini benar-benar pulau kosong, tidak berpenghuni,” pungkasnya.

Film produksi Mega Pilar Pictures ini dibintangi Babe Cabita, Ge Pamungkas, Muhadkly Acho, Mamat Alkatiri, Matias Muchus, Yuki Kato, Arief Didu, Asri Welas, Romana Simbolon, Yusril, Naomi Papilaya, Andi Anissa, Ryma Gembala, dan Ananta Rispo. Film ini tayang pada 5 September 2019 secara serentak di seluruh bioskop di Indonesia.

Ungkap Pembajakan Kapal, Film Kapal Goyang Kapten Usung Drama Komedi 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here