Home / Advertorial / Pemerintah / Pendidikan-Kesehatan

Sabtu, 27 September 2025 - 22:54 WIB

Kemeriahan Prosesi Bepelas Malam ke VI atau Seluang Mudik Dalam Rangkaian Festival Erau Adat Kutai 2025

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin melakukan prosesi Bepelas

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin melakukan prosesi Bepelas

KUTAI KARTANEGARA, eksposisi.com – Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura melaksanakan prosesi Bepelas Malam ke VI atau Seluang Mudik dalam rangkaian Erau Adat Kutai 2025.

Prosesi ini digelar di Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura atau Museum Mulawarman, pada Sabtu malam (27/9/2025).

Turut hadir Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama istri, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, serta undangan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrilian Noor menjelaskan, prosesi Bepelas Malam ke VI ini menjadi penanda bahwa rangkaian ritual adat Erau sudah mendekati puncaknya.

Baca Juga :  Nova Arianto Ditunjuk Sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-20, Target Lolos Piala Dunia 2027

“Ya, ini prosesi malam ke-VI, Seluang Mudik sekaligus belimbur beras. Ini menandakan sudah memasuki malam keenam dan besok pagi akan dilaksanakan prosesi menurunkan Naga serta belimbur. Malam terakhir masih ada Ketayongan dengan pemberian pegelar,” terangnya.

Terkait makna prosesi Seluang Mudik, Thauhid menyebut ada nilai sakral yang berkaitan dengan pemberian rezeki kepada pihak-pihak tertentu dalam lingkungan Kesultanan.

“Saya mendengar bahwa dalam prosesi Seluang Mudik ini terdapat simbol berbagi rezeki, salah satunya melalui pemberian uang kepada orang-orang yang memiliki peran khusus di dalam ritual. Namun untuk makna lebih sakral dan mendalamnya, tentu pihak Kesultanan yang lebih berwenang menjelaskan,” ucapnya.

Baca Juga :  Januari 2026 Distransnaker Kukar Terima 15 Laporan PHK, Mayoritas Kasus Diselesaikan Melalui Jalur Mediasi

Rangkaian Erau Adat Kutai 2025 akan dilanjutkan dengan mengulur naga dan belimbur pada Minggu (28/9/2025). Kemudian pada hari Senin dilanjutkan dengan prosesi Merebahkan Tiang Ayu, ziarah makam raja-raja, hingga Rapat Paripurna DPRD dalam rangka memperingati HUT ke-243 Kota Tenggarong.

Ia berharap masyarakat dapat mengikuti seluruh prosesi dengan tertib, khususnya saat belimbur.

“Ke depan, terutama untuk besok saat belimbur, kami mengimbau masyarakat agar mengikuti titah Sultan. Beberapa tahun terakhir suasananya kondusif, dan mudah-mudahan tetap kondusif serta meriah tanpa ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” ucapnya. (adv/disdikbud/kukar)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Kukar Memimpin Eksekutif Meeting Bersama Sejumlah Pimpinan Perusahaan

Advertorial

Raperda Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS Ditanggapi Positif Oleh Wabup Kutim

Advertorial

Siswa SMP di Kukar Ikuti Assesmen Nasional Serentak

Advertorial

Bupati Menghadiri Pelantikan Pengurus KNPI Kukar 2024–2027, Dorong Sinergi Bersama

Advertorial

Lestarikan Musik Tradisional, Disdikbud Kukar Menggelar Workshop Tingkilan

Advertorial

Bupati Kukar Bersilaturahmi bersama Pelaku UMKM dan Organisasi Kepemudaan

Advertorial

Bapemperda DPRD Kaltim Menggelar Rapat Internal Membahas Tiga Raperda yang Masuk Propemperda

Advertorial

Disdikbud Kukar Berencana Bebaskan Biaya PAUD